Perjalanan Ilmu Tgk. Habibi An Nawawi: Dari Aceh Hingga Yaman

My Redaksi

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:02 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Aduwina Pakeh

Sejak usia kecil, semangat menuntut ilmu agama telah tumbuh kuat dalam diri Tgk. Habibi An Nawawi. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sarat dengan nilai keilmuan dan pendidikan Islam. Ayahandanya, Abon Sabirin, yang dikenal sebagai pimpinan pesantren di Aceh Barat, menjadi sosok pertama yang menanamkan kecintaan terhadap ilmu dan akhlak kepada dirinya.

Masa kecil Tgk. Habibi dihabiskan dengan kehidupan sederhana namun penuh disiplin. Sejak dini, ia telah terbiasa dengan suasana dayah, belajar mengaji, serta menyerap nilai-nilai keislaman langsung dari lingkungan keluarga dan pesantren. Dari sinilah perjalanan panjang pencarian ilmu dimulai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan dasarnya ditempuh di kampung halaman, tepatnya di Sekolah Dasar Negeri Meutulang, Pantoen Reu, Aceh Barat. Pada masa yang sama, ia juga mulai memperdalam ilmu agama di Dayah Bustanul Muarif (2010–2011). Langkah awal ini menjadi fondasi kuat bagi perjalanan intelektual dan spiritualnya.

Berpegang teguh pada komitmen dan janji kepada sang ayah untuk menjalani perjalanan ilmu selama dua puluh tahun, Tgk. Habibi kemudian melanjutkan pendidikan ke Dayah Darul Amilin, Aceh Selatan (2011–2013). Di sinilah semangat kemandirian dan kesungguhan belajar semakin terasah.

Pengembaraan ilmu berlanjut ke Dayah Ulumuddin Uteunkot, Kota Lhokseumawe (2014–2017). Setelah itu, ia kembali melanjutkan rihlah keilmuan ke Dayah Darul Huda Lueng Angen, Aceh Utara (2017–2020), memperkaya pemahaman keagamaan sekaligus menempa karakter sebagai seorang santri pejuang ilmu.

Pada tahun 2020, Tgk. Habibi merantau ke Pulau Jawa dan menimba ilmu di Markaz Al-Adni, Pasuruan hingga tahun 2021. Satu dekade perjalanan menuntut ilmu di berbagai pesantren Indonesia tidak membuat dahaganya terhadap ilmu agama berhenti. Justru, kerinduan untuk mendalami khazanah keilmuan Islam yang lebih luas membawanya menuju Timur Tengah.

Tahun 2021 menjadi titik penting ketika ia berangkat ke Yaman, tepatnya ke Kota Tarim — sebuah kota yang dikenal sebagai pusat lahirnya ribuan ulama besar yang berkontribusi dalam perkembangan peradaban Islam dunia. Di negeri para ulama tersebut, Tgk. Habibi menempuh pendidikan selama lima tahun di Universitas Al-Washatiyyah (2021–2025), sebuah institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengajaran Islam moderat (wasathiyah), didirikan oleh Al-Habib Abu Bakar Al-Masyhur, dengan program studi Syariah dan Ushuluddin serta jaringan kerja sama internasional, termasuk dengan pesantren di Indonesia.

Tidak berhenti sampai di sana, sejak tahun 2025 hingga sekarang, Tgk. Habibi melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di Jami’ah Al-Qur’an wa Al-‘Ulum Al-Islamiyyah (Holy Qur’an & Islamic Sciences University), memperdalam kajian Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman.

Saat ini, Tgk. Habibi kembali ke Indonesia untuk sementara waktu guna mengikuti ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026. Namun baginya, panggung tersebut bukanlah akhir perjalanan, melainkan bagian kecil dari misi dakwah dan pengabdian. Apa pun hasil yang diraih, ia bertekad kembali ke Yaman untuk melanjutkan perjalanan ilmu di Timur Tengah menepati janji panjangnya sebagai seorang pencari ilmu sejati.

Perjalanan Tgk. Habibi An Nawawi menjadi bukti bahwa ilmu tidak hanya ditempuh dengan kecerdasan, tetapi juga dengan kesabaran, pengorbanan, dan istiqamah yang panjang.

#DakwahUntukIndonesia
#DaiIndonesia
#DukungTgkHabibi

Berita Terkait

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026
Profil Tgk. Habibi An Nawawi, Peserta Akademi Sahur Indonesia Tahun 2026
PP IKA UTU Gelar Buka Puasa Bersama dengan Seluruh Alumni
Perjalanan Panjang dan Peran IKA UTU dalam Menunjang Perkembangan Kampus
Arham Resmi Terpilih Sebagai Sekretaris DPD PAN Aceh Barat 2025–2030
LANA Ingatkan Janji PT MIFA Bersaudara di PN Meulaboh, Ini Tanggapan PT. Mifa, Yuk Simak
Hingga kini, keterangan resmi dari manajemen Rumah Sakit Harapan Sehat Meulaboh Belum Berikan Klarifikasi/Keterangan Resmi Terkait Limbah B3 Dan Tetap Bungkam. 
Ketua Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh Laporkan Perusahaan Pembiayaan ke OJK Aceh

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:17 WIB

Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda

Selasa, 22 September 2026 - 18:10 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global

Selasa, 22 September 2026 - 00:41 WIB

Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada

Sabtu, 19 September 2026 - 00:42 WIB

Agus Suryadi Tegaskan FRN Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mitra Strategis Polri di Aceh

Kamis, 10 September 2026 - 22:45 WIB

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Belajar dari Senjata Api, Ini Filosofi Diana Putri Amelia dalam Mengawal Aspirasi Petani Kopi Gayo

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:44 WIB

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan

Berita Terbaru