Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator

LIPUTAN 1

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:24 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa – Situasi di Tanjung Morawa minggu lalu sempat memanas akibat adanya upaya provokasi yang dinilai sangat berbahaya bagi kondusivitas masyarakat.

Pihak-pihak tak bertanggung jawab disebut berusaha membenturkan organisasi besar Pemuda Pancasila dengan FKPPI dan F.SPTSI–K.SPSI melalui penyebaran kabar bohong yang mengatasnamakan organisasi pekerja di bawah kepemimpinan Husen Tamora.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa anggota F.SPTSI–K.SPSI Deli Serdang disebut-sebut menurunkan spanduk ucapan HUT ke-80 Republik Indonesia milik Pemuda Pancasila yang terpasang di salah satu sudut Tanjung Morawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar ini jelas membuat suasana gaduh, seolah-olah ada gesekan antara Pemuda Pancasila dengan organisasi pekerja.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Puluhan anggota F.SPTSI–K.SPSI pimpinan Husen Tamora justru bergerak spontan menurunkan spanduk ilegal milik segelintir preman yang memasang spanduk ucapan dengan mengatasnamakan F.SPTSI–K.SPSI yang sah tanpa izin resmi dari Husen Tamora.

Tindakan itu dilakukan demi menjaga marwah dan integritas organisasi yang telah dibangun dengan susah payah.

Masyarakat Deli Serdang Geram

Sejumlah tokoh masyarakat Deli Serdang mendesak kepolisian, khususnya Kapolda Sumut dan Kapolres Deli Serdang, untuk segera menangkap para provokator yang menebarkan fitnah.

Mereka menilai, fitnah murahan yang menyudutkan Husen Tamora adalah upaya sistematis untuk menciptakan chaos dan kerusuhan di tengah masyarakat.

“Publik harus tahu, yang diturunkan bukan spanduk Pemuda Pancasila, melainkan spanduk ilegal yang sengaja dipasang segelintir orang tak bertanggung jawab. Tuduhan ke Ketua Husen adalah fitnah keji yang tidak bisa dibiarkan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. “Sudah jelas ada upaya adu domba, jangan sampai masyarakat ikut terseret arus fitnah murahan ini,” tambahnya.

Husen Tamora Tetap Dihormati

Meski namanya difitnah, Husen Tamora terbukti tetap mendapat dukungan luas.

Pada acara pernikahannya di Galang, Kamis (21/8/2025), para pimpinan Pemuda Pancasila bersama puluhan anggotanya, kader FKPPI, hingga jajaran F.SPTSI–K.SPSI hadir memberikan doa dan restu.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa isu adu domba tidak berpengaruh sama sekali terhadap persaudaraan antarkelompok.

“Kami tahu betul siapa Ketua Husen Tamora ini. Beliau bersahabat dengan semua kalangan, selalu terbuka, dan tidak pernah mencari musuh,” tegas Ketua PAC Pemuda Pancasila, Aidil Anhar, saat ditemui di lokasi resepsi.

Nada serupa juga disampaikan Ketua PAC Pemuda Pancasila lainnya, Guntur Syahputra, yang mengecam keras penyebaran fitnah.

“Kami marah besar. Upaya membenturkan Ketua Husen dengan Pemuda Pancasila adalah tindakan jahat. Kami tidak akan diam bila hal seperti ini dibiarkan,” ujarnya.

Desakan Tegas ke Aparat

Kasus ini kini menjadi sorotan. Masyarakat berharap aparat hukum bergerak cepat, bukan hanya sebatas mengamankan situasi, tetapi juga menindak para provokator penyebar hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial di Deli Serdang.

Husen Tamora sendiri dikenal sebagai figur yang merangkul banyak pihak, membangun organisasi dengan dedikasi tinggi, serta menjaga hubungan baik dengan ormas maupun masyarakat luas.

Upaya merusak nama baiknya melalui fitnah dianggap tidak hanya mencederai dirinya, tetapi juga menodai kebesaran organisasi pekerja F.SPTSI–K.SPSI yang kini tengah dibangunnya di Deli Serdang. (red)

Berita Terkait

Persoalan Lahan di Kutalimbaru Kian Rumit, Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Lingkungan oleh PT Serdang Hulu
Jual Anak Kandung Tukar Narkoba, Seorang Ayah di Deli Serdang Diamankan Ketua Pemuda Pancasila Desa Tanjung Rejo
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Kuasa Hukum Nilai Proses Hukum Kasus Josniko Tarigan Tidak Transparan di Polsek Pancur Batu
Rayakan Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Turun Langsung Bagikan Sembako ke Warga
Juanda Korban Penganiayaan, Ketua F.SPTSI Pertanyakan Kaitan dengan Penggeledahan Lokasi Parkir

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 02:13 WIB

Batang Emas Ilegal oleh Dua WNA Asal China di Bandara Sam Ratulangi

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Polda Sulut Ungkap Tiga Kasus Narkoba dan Psikotropika di Bulan Agustus 2026, Empat Tersangka Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Polda Sulut: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Jumat Berkah, Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 72 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Bunaken dan Manado Tua

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Pawai Taptu Polda Sulut Kobarkan Semangat Kemerdekaan Jelang HUT ke-81 RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Polri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Salah Satunya di Ranotongkor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay Character di Kapolri Cup E-Sports 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Polda Sulut Kerahkan Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Pastikan Titik Api Padam

Berita Terbaru