Pelabuhan Hambali Disorot, Kapal Bawa Buah Impor Bebas Bongkar Muat

KABIRO LIPUTAN1 BATAM

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 13:29 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Aktivitas bongkar muat buah impor di Pelabuhan Hambali, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), kembali menuai sorotan publik. Pelabuhan yang kerap dijuluki “pelabuhan tikus” ini diduga menjadi lokasi keluar masuknya barang impor tanpa pengawasan ketat dari instansi terkait.

Pantauan Wartawan pada Jumat (18/4/2025), tampak beberapa kapal kayu bersandar dan melakukan bongkar muat ke mobil boks yang telah menunggu di dermaga. Kapal-kapal tersebut diduga membawa buah-buahan dari luar negeri, namun aktivitasnya tidak tampak diawasi oleh Bea Cukai Batam, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kepri, Syahbandar, maupun aparat penegak hukum lainnya.

Konfirmasi yang dilakukan ke berbagai pihak sejauh ini belum membuahkan hasil. Kepala Seksi (Kasi) Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Mujiono, belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Senin (21/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi secara terpisah, pihak pengelola pelabuhan, Hambali, enggan memberikan penjelasan dan justru menyarankan awak media menghubungi langsung pihak pengurus kapal.

“Hubungi saja pengurusnya. Adi nama pengurus buahnya,” ujarnya singkat.

Adi, yang disebut sebagai pengurus pengangkutan buah, juga belum memberikan keterangan pasti. Saat dihubungi pada Sabtu (19/4/2025), ia hanya mengatakan akan menanyakan hal tersebut kepada pihak kantornya. “Ya bang, saya coba tanyakan sama orang kantor ya,” jawabnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Oposisinews86.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak BKHIT Kepri dan Syahbandar terkait keberadaan sertifikasi buah impor serta dokumen Persetujuan Berlayar (SPB) atau Port Clearance kapal-kapal yang beraktivitas di Pelabuhan Hambali. [ALBAB]

Berita Terkait

Mafia Tambang vs. Negara: Ketika Hukum Tumpul di Hadapan Kapital dan ‘Beking’ Kasus tambang bauksit ilegal di Kabil,
Membisu di Pusaran Judi: Skandal ‘Tutup Mata’ Polsek Bengkong atas Operasi KIM
Pertanyaan Tajam untuk Polsek Bengkong: Siapa di Balik Panggung?
Pungli ‘Beking’ Tambang? Jaringan Pemodal Kuat Diduga Otak di Balik Keberanian Melawan Hukum
Polri Gelar Bakti Sosial 35 Tahun IKDB 90, Bagikan 1.485 Paket Sembako di Rempang Batam
Praperadilan Warga Batam M. Fahyumi Melawan Polda Kepri: Gugat Penangkapan dan Penetapan Tersangka
Dikonfirmasi Terkait SPB Kapal di Tanjung Uma, Syahbandar Ajak Wartawan Bertemu Pengurus Pelabuhan, Ada Kongkalikong Kah?
Kok Bisa Ya,!!!. Parman Diduga Kebal Hukum Ada Apa Dan Ini Perlu Dipertanyakan, Terkait Galian C Cut And Fill Di Nongsa Batam,!!!.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:42 WIB

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

Senin, 8 Juni 2026 - 06:48 WIB

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:38 WIB

Intimidasi dan Ancaman Deportasi: Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal*

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:07 WIB

PPWI Sambut WPF University, Gagas Kolaborasi Strategis Pendidikan dan Peradaban

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:34 WIB

Aksi Premanisme Oknum LMPI di Kuningan Salah Total, PPWI dan GMOCT Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Jurnalis*

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WIB

Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi

Senin, 25 Mei 2026 - 03:46 WIB

BNPT dan Densus 88 Perkuat Kolaborasi Lindungi Generasi Muda di Era Digital*

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:17 WIB

Polri dan Bank Indonesia Musnahkan 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu, Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan Rupiah*

Berita Terbaru