Liputan1.net -BANDUNG BARAT — Program revitalisasi SDN Kertasari di Kampung Cibolang RT 01/RW 10, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dikebut. Hingga Senin (5/10/2026), pelaksanaan pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 30 persen.
Revitalisasi tersebut mendapat dukungan anggaran dari APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.669.008.591. Bantuan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di SDN Kertasari.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, pekerjaan revitalisasi mencakup rehabilitasi delapan ruang kelas, enam pembangunan atau rehabilitasi toilet siswa dan toilet guru, serta penambahan satu unit sumur bor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDN Kertasari, Imas Itoh, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan untuk mendukung peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.
Menurut Imas, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan revitalisasi ini. Dengan fasilitas yang mendukung, tentunya akan memberikan kenyamanan dalam proses belajar, baik bagi murid maupun guru,” ujar Imas saat ditemui tim Liputan1.net, Senin (5/10/2026).
Ia berharap revitalisasi tersebut dapat memberikan manfaat tidak hanya terhadap kondisi fisik sekolah, tetapi juga terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran.
Imas menilai, fasilitas pendidikan yang semakin baik harus berjalan beriringan dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas peserta didik agar mampu berkembang dan memiliki daya saing.
“Setelah sarana dan fasilitas memadai, mudah-mudahan bisa menciptakan anak didik yang berkualitas, unggul dan berdaya saing di masa depan,” tuturnya.
Masih Membutuhkan Lapangan Olahraga
Di tengah pelaksanaan revitalisasi, pihak sekolah menyebut masih terdapat kebutuhan sarana dan prasarana yang belum terpenuhi.
Salah satunya adalah lapangan olahraga. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang kegiatan peserta didik, khususnya dalam aktivitas olahraga sekaligus pengembangan minat dan bakat siswa.
Imas berharap dukungan terhadap SDN Kertasari dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan sarana dan prasarana sekolah lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.
“Semoga bantuan ini tidak hanya sampai di sini. Kami juga masih membutuhkan bantuan prasarana, seperti lapangan olahraga, karena di sekolah kami sarana tersebut belum memadai,” kata Imas.
Program revitalisasi yang saat ini berlangsung diharapkan mampu menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih layak, aman dan nyaman bagi seluruh warga SDN Kertasari.
Dengan dukungan anggaran pemerintah serta pelaksanaan pekerjaan yang berjalan sesuai program, revitalisasi tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan layanan pendidikan bagi masyarakat Desa Kertawangi dan sekitarnya.
(Red Yun wahyuni)










































