BATAM | Suasana halte yang menjadi tempat berteduh dari hujan berubah tidak nyaman setelah seorang pria bermasker diduga melakukan tindakan asusila di ruang publik yang saat itu dipenuhi pelajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di halte seberang Morning Bakery Tiban pada Rabu, 30 September 2026. Saat kejadian, sejumlah pelajar tengah berteduh karena hujan.
Pria tersebut datang menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor. Ia mengenakan mantel hujan plastik berwarna hijau serta masker yang menutupi wajahnya. Alih-alih ikut berteduh di dalam halte, pria itu turun dari motornya dan berdiri tidak jauh dari para pelajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari posisi tersebut, ia diduga membuka celana dan memegang alat kelaminnya sembari mengarahkan pandangan ke arah anak-anak sekolah yang sedang berteduh. Aksi itu sontak membuat suasana di halte menjadi tidak nyaman, terlebih lokasi berada di ruang publik dan terdapat anak-anak di bawah umur.
Sejumlah pelajar yang melihat kejadian tersebut kemudian merekam aksi pria itu menggunakan telepon seluler. Dari rekaman yang beredar, terlihat pria bermasker berdiri di samping sepeda motor Honda Beat dalam kondisi hujan dengan wajah tertutup masker dan kendaraan tanpa pelat nomor.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Meski demikian, polisi akan menindaklanjuti rekaman yang beredar.
“Kita belum menerima laporan. Kita akan segera tindak lanjuti video tersebut,” ujar Hippal.
Polisi selanjutnya akan menelusuri informasi maupun rekaman yang beredar untuk mengetahui identitas pria tersebut dan memastikan kejadian yang sebenarnya. (*)








































