Membina Serta Memperkuat Kerjasama Antar Daerah, Bupati Karo Lepas Pengiriman Cabai Ke Palangka Raya.

Dat Mulia Sinuraya

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 16:00 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Liputan 1 Net,15/04/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Karo terus berupaya mengendalikan harga komoditas cabai merah ,melalui langkah strategis Kerjasama Antar Daerah (KAD). Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas pengiriman cabai merah ke Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa, (14/4/2026).

 

Dalam kegiatan ini, cabai merah yang dikirimkan merupakan hasil produksi petani Kabupaten Karo,yang difasilitasi oleh Gapoktan Terpuk Sisiwah, Desa Suka, Kecamatan Tigapanah.

Total komoditas cabai merah yang akan dikirim mencapai 1.050 kilogram, dengan skema pengiriman dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing sebanyak 350 kilogram setiap pengiriman, yang dijadwalkan setiap tiga hari sekali.

 

Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, yang memfasilitasi biaya pengiriman sehingga meringankan beban petani dan pemerintah daerah.

 

Bupati Karo menyampaikan bahwa meskipun harga cabai di pasaran saat ini relatif rendah, melalui skema KAD ini cabai dapat dijual dengan harga yang lebih baik, yakni sekitar Rp21.000 per kilogram, sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

 

Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia,yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya dalam pembiayaan pengiriman.

Pemkab Karo berencana memperluas cakupan kerjasama tidak hanya di satu daerah, tetapi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah,untuk rencana ke depannya.

“Kami melihat peluang pasar di Kalimantan masih sangat besar. Saat ini baru satu kota, ke depan akan kita kembangkan ke beberapa kabupaten lainnya. Selain itu, kami juga akan menjajaki pengembangan produk turunan seperti cabai kering maupun cabai giling, agar dapat memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas,” tambahnya.

 

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Karo juga akan melibatkan lebih banyak kelompok tani, termasuk lima gapoktan besar lainnya di Kabupaten Karo, guna meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan komoditas.

 

(Dates Sinuraya).

Berita Terkait

Kongkalikong Tambang Geumpang: Setoran Alat Berat Diduga Mengalir, Rakyat Kecil Justru Menghadapi Penertiban
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolres Simalungun Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Simalungun
Solar ilegal atau Bisnis Legal? Lapak Mancak Diuji “Jatah Bensin” dan Kedatangan Motor Dinas
Kuasa Hukum Korban Curanmor Datangi Satreskrim Polresta Pekanbaru Kawal Kasus
Lestarikan Tradisi Budaya, Polres Toraja Utara Melaksanakan Pengamanan Gelaran Ma’pasilaga Tedong di Balusu
BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!
Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026,Secara Resmi diBuka Pemkab Karo.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:32 WIB

Alat Tambang Rakyat Dibakar di Geumpang, Publik Menagih Jawaban: Siapa yang Mengawasi Pemodal dan Pemain Besar?

Selasa, 22 September 2026 - 02:45 WIB

PETI Geumpang Kembali Memanas: Warga Lokal Ditertibkan, Dugaan Keterlibatan Pemodal Cina Justru Menjadi Pertanyaan Besar

Selasa, 22 September 2026 - 00:19 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:48 WIB

133 Alat Berat Disebut Keluar-Masuk Geumpang, Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas Ilegal Kian Disorot

Minggu, 20 September 2026 - 02:39 WIB

Tambang Ilegal di Aceh Kembali Dibahas, Warganet Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Dugaan Permainan di Baliknya

Minggu, 20 September 2026 - 00:02 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Geumpang Dipersoalkan, Wakil Bupati Ikut Disinggung Warganet di Tengah Desakan Bongkar Jaringan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:48 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Geumpang Disorot Tajam, Pemerintah Didesak Ungkap Siapa di Balik Rantai Operasinya

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:54 WIB

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Berita Terbaru