Diduga Abaikan Standar Gizi, Konsumsi Siswa di SDN 1 Tagog Apu Disorot Orang Tua Murid

Kabiro

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 21:16 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Abaikan Standar Gizi, Konsumsi Siswa di SDN 1 Tagog Apu Disorot Orang Tua Murid

LIPUTAN 1 . NET // KABUPATEN BANDUNG BARAT – Penyediaan konsumsi bagi siswa di SDN 1 Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menuai sorotan tajam. Sejumlah orang tua murid menilai makanan yang diberikan selama tiga hari berturut-turut tidak mencerminkan standar gizi yang layak bagi anak usia sekolah dasar.

Menu yang dibagikan disebut berupa tahu, tempe, tahu Sumedang, dua potong ayam, serta roti tawar dengan olesan krim di satu sisi. Namun, orang tua mempertanyakan kualitas, komposisi, serta keseimbangan gizinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak menuntut makanan mewah. Tapi ini untuk anak-anak sekolah. Harus ada standar gizi yang jelas, bukan sekadar asal kenyang,” ujar salah satu wali murid dengan nada kecewa.

Program konsumsi tersebut dikaitkan dengan Yayasan Al Hasanah yang beralamat di Jalan Cikamuning, Kecamatan Padalarang. Sejumlah orang tua kini mendesak adanya transparansi terkait mekanisme pengadaan, standar menu, serta pengawasan kualitas makanan.

Tiga Hari Berturut-turut, Minim Variasi dan Gizi Dipertanyakan
Keluhan muncul bukan hanya soal kesederhanaan menu, tetapi juga konsistensi kualitas selama tiga hari berturut-turut. Tidak terlihat adanya variasi sayuran maupun buah sebagai unsur penting gizi seimbang bagi anak sekolah.

Para orang tua mempertanyakan apakah penyediaan konsumsi tersebut telah melalui perencanaan berbasis standar kesehatan, atau sekadar formalitas program tanpa pengawasan memadai.

“Kalau memang ada anggaran, publik berhak tahu penggunaannya. Jangan sampai hak anak-anak dikorbankan karena kelalaian atau penghematan yang tidak pada tempatnya,” tegas wali murid lainnya.

Desakan Evaluasi dan Pengawasan
Kasus ini memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai pengawasan terhadap program konsumsi di lingkungan sekolah dasar. Anak-anak sebagai penerima manfaat seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal, terutama dalam hal kebutuhan dasar seperti makanan bergizi dan higienis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan yayasan diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna menjawab keresahan para orang tua serta memastikan tidak ada pelanggaran terhadap prinsip pemenuhan hak anak di lingkungan pendidikan.

Jika terbukti terdapat kelalaian atau ketidaksesuaian standar, masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh serta pengawasan dari instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Puncak HUT RI ke-81 di Guha Mulya Meriah, Sopian M.H Deklarasikan Niat Maju sebagai Balon Kepala Desa Nyalindung
Sambut Bonus Demografi, Ketum PB PII Minta Pelajar Berani Keluar dari Zona Nyaman
Bantuan Beras Kemensos Disalurkan, 598 KPM Desa Sukatani Terima 3 Karung untuk Tiga Bulan
1.208 KPM Desa Margajaya Terima Bantuan Beras, Warga Sambut Antusias
Diki Rohani Terpilih Pimpin Apdesi KBB 2026–2031, Bidik Penguatan Ekonomi dan Kemandirian Desa
PAUD Salak Manis Citatah Dapat Anggaran Revitalisasi APBN Rp356,8 Juta, Bangun RKB dan Dua Ruang Kantor
Gelombang Demo Ormas di Bandung Barat Makin Memanas, Aliansi Anak Bangsa Desak Bupati Jeje Tegas Sikapi Polemik Sekda
HUT RI ke-81 dan Milangkala Desa Gadobangkong ke-44 Meriah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Pesta Rakyat

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:51 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:00 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, PT Rosin Disebut Menyimpan Pelanggaran Berlapis yang Harus Dibuka

Selasa, 28 April 2026 - 04:17 WIB

PT Rosin Trading Internasional Disorot karena Diduga Berkaitan dengan Rantai Getah Pinus yang Kerap Ditindak Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 02:52 WIB

Polda Aceh Diminta Menelusuri Kesesuaian Izin, Produksi, dan Pengiriman Barang PT Rosin Trading Internasional

Kamis, 9 April 2026 - 22:42 WIB

Hukum Dipertanyakan, Rabusin Ungkap Dugaan Ketidakadilan dalam Proses Persidangan di Gayo Lues

Rabu, 1 April 2026 - 18:38 WIB

Kasus Penganiayaan dan Perampasan Barang di Proyek Batalion Akan Dilaporkan, Publik Gayo Lues Tagih Keadilan

Berita Terbaru