Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026,Di Peringati Pemerintah Kabupaten Karo.
Liputan 1Net,27/04/2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kab Karo, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Dr. Drs. Eddi Surianta, M.Pd turut memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 ,yang jatuh pada tanggal ;27 April 2026.dalam Peringatan tahun ini mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata,Pelayanan Prima”, yang menekankan komitmen peningkatan kinerja, pembinaan warga binaan, serta pemberantasan Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Hari Bakti Pemasyarakatan merupakan momentum penting,untuk mengenang berdirinya sistem pemasyarakatan di Indonesia pada tahun 1964. Selain itu, peringatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan,dalam memperkuat dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pembinaan narapidana,agar dapat kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.
Dalam rangka memperingati HBP ke-62, berbagai kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen nyata, antara lain apel siaga “3+1”,dalam upaya pemberantasan Halinar, kegiatan sosial seperti donor darah, anjangsana, serta bakti sosial kepada masyarakat. Selain itu, juga dilakukan kegiatan peningkatan kinerja,berupa pemusnahan barang terlarang, pembinaan bakat dan keterampilan warga binaan, serta penguatan pelayanan prima di lingkungan pemasyarakatan.
Pemerintah Kabupaten Karo menyambut baik dan mendukung penuh dalam pelaksanaan Hari Bakti Pemasyarakatan ini.
sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, profesional, dan berintegritas. Melalui peringatan ini,diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik,serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,sekaligus menegaskan komitmen bersama,untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan, sehingga sistem pemasyarakatan di Indonesia semakin maju, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
(Dates Sinuraya).














































