Di Tengah Pemulihan Pascabencana, Kapolres AKBP Hyrowo Komandoi Pembangunan Jembatan Gantung di Gayo Lues

LIPUTAN 1

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:16 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Empat jembatan gantung dibangun di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sebagai respons cepat pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2025. Proyek ini digagas dan dikoordinasikan langsung oleh Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., yang turut turun ke lapangan bersama jajarannya, bahu-membahu bersama masyarakat sebagai bentuk nyata empati dan kehadiran negara di tengah situasi darurat.

Kerusakan akses transportasi akibat banjir menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas sosial, pertanian, dan distribusi logistik. Menjawab hal tersebut, Kapolres memastikan percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas, dengan melibatkan anggota kepolisian dari berbagai satuan serta partisipasi aktif masyarakat setempat. “Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Apa yang dirasakan warga, itu juga menjadi tanggung jawab kami,” ungkap AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan pembangunan, di hadapan warga yang turut bergotong royong.

Pembangunan jembatan gantung pertama dilakukan di Desa Pungke Jaya, dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues, IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK. Akses ini sebelumnya rusak total akibat derasnya aliran banjir yang menyapu infrastruktur desa. Kerja sama antara masyarakat dan personel Satreskrim menjadi kunci dalam mempercepat proses pembangunan. Sementara itu, di Desa Jeret Onom, jembatan gantung dibangun dengan inisiatif Kanittipidkor Satreskrim, AIPDA Ilham Minaldi, S.H. Jembatan ini memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas pertanian warga yang merupakan sektor utama penopang kehidupan ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya serupa dilakukan di Desa Gumpang Lempuh, di mana proses pembangunan dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues, AKP Jun Andri Saputra, S.H., dan Bripka TM Saputra, serta perkuatan dari personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Sinergi antara personel kepolisian dari berbagai satuan menjadi cerminan soliditas dan dedikasi jajaran Polres Gayo Lues dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Lebih lanjut, AKBP Hyrowo menyampaikan bahwa akan dibangun pula satu unit tambahan jembatan gantung di Desa Ramung Toa. Proyek ini akan dilaksanakan oleh personel gabungan sebagai tahap lanjutan guna memastikan seluruh jalur vital yang terdampak banjir dapat kembali difungsikan. Menurut Kapolres, pembangunan infrastruktur pascabencana bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan juga tanggung jawab moral seluruh elemen, termasuk kepolisian.

Kehadiran dan keterlibatan langsung Kapolres di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap peran Polri sebagai pelayan, pelindung, sekaligus mitra yang tanggap dalam situasi krisis. Warga menyambut baik kepedulian tersebut. Apresiasi disampaikan secara hangat kepada Kapolres dan seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dalam membangun kembali jembatan harapan bagi masyarakat Putri Betung.

Diharapkan, dengan selesainya pembangunan keempat jembatan gantung tersebut, mobilitas masyarakat dapat kembali normal, roda perekonomian desa pulih, dan ketahanan sosial masyarakat pascabencana semakin kuat. Aksi nyata jajaran Polres Gayo Lues di lapangan menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam urusan penegakan hukum, tetapi juga sebagai pendorong pemulihan dan pembangunan pascabencana. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Hasil Pemeriksaan Dokter RSU MAK, Ungkap Penyebab Kematian RD
Polres Gayo Lues Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja di Pegunungan Pining
Polres Gayo Lues Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Kasus Gadai Mobil Berujung Dugaan Penggelapan di Gayo Lues, Leasing dan Oknum Pemilik Unit Dibidik Pasal Berlapis
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Bukan Sekadar Administrasi, PT Rosin Disebut Menyimpan Pelanggaran Berlapis yang Harus Dibuka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Jerry Massie Soroti Kontroversi Pernyataan Jokowi, Mulai Esemka, Impor, Politik Keluarga hingga Polemik Ijazah

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Edi Suprapto Tegaskan Media Bukan Pelengkap, SWI Jabar Minta Kepastian Mekanisme Kemitraan di Diskominfo

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

24 Universitas Indonesia Dibawa FAME ke Hanoi, Bidik Kolaborasi Strategis dengan VNU

Berita Terbaru