Blangkejeren, 22 September 2026M | Satuan Reserse Kriminal Polres Gayo Lues mengungkap penyebab kematian RD (34), warga Kabupaten Gayo Lues yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan Kebun Sere, tepatnya di samping Kantor Koramil 04 Kutapanjang, Dusun Blangsere, Kampung Rikit Dekat, Kecamatan Kutapanjang.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Gayo Lues serta hasil pemeriksaan medis melalui visum et repertum (VER) oleh dokter RSU MAK, RD dinyatakan meninggal akibat tersengat listrik.
Kapolres Gayo Lues AKBP Cakra Donya, S.I.K., melalui Kasatreskrim IPTU Heri Haryanto, S.H., M.H., mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lokasi kejadian, kondisi korban, serta hasil pemeriksaan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, korban meninggal akibat tersengat listrik. Di sekitar lokasi ditemukan kabel listrik yang terjuntai dan posisi korban berada tidak jauh dari kabel tersebut,” kata Heri.
Menurut Heri, hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban juga menemukan sejumlah luka, di antaranya luka pada bagian telapak tangan serta luka bakar pada tangan dan paha yang selanjutnya menjadi bagian dari hasil pemeriksaan medis.
Kasatreskrim juga memastikan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan terhadap tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan terhadap tubuh korban. Hasil pemeriksaan medis kemudian memperkuat kesimpulan mengenai penyebab kematian korban,” ujar Heri.
RD sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Selasa, 15 September 2026. Sebelum dilaporkan hilang, korban diketahui selesai melaksanakan pekerjaan membuang sampah di wilayah Blangnangka bersama rekan kerjanya dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, RD meminta bantuan rekannya, Munim, untuk diantarkan menuju Kafe Bintang di kawasan Blangsere. Namun, hingga sore dan malam hari, korban tidak kunjung pulang serta tidak dapat dihubungi oleh pihak keluarga.
Keluarga kemudian bersama masyarakat melakukan pencarian di sejumlah lokasi. Pencarian berlanjut hingga Kamis, 17 September 2026.
Sekitar pukul 23.50 WIB, keluarga dan masyarakat menemukan seorang laki-laki dalam kondisi telah mengalami pembusukan di kawasan Kebun Sere, tidak jauh dari Kantor Koramil 04 Kutapanjang. Setelah dilakukan identifikasi, jenazah tersebut diketahui merupakan RD yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Personel Polsek Kutapanjang bersama personel Polres Gayo Lues, Unit Identifikasi dan piket Satreskrim kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah TKP.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSU MAK untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
RD diketahui bekerja sebagai karyawan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues sekaligus karyawan SPPG. Ia berdomisili di Kampung Persiapan Sentang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.
Polres Gayo Lues memastikan seluruh rangkaian penanganan perkara telah dilakukan, mulai dari pengamanan TKP, olah TKP, identifikasi korban, pengumpulan barang bukti hingga pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian RD.
Sumber : Humas Polres Gayo Lues













































