Agus Suryadi Tegaskan FRN Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mitra Strategis Polri di Aceh

LIPUTAN 1

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 00:42 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Ketua DPW FRN Fast Respon Center Polri Nusantara Provinsi Aceh, Agus Suryadi, menegaskan pentingnya seluruh jajaran FRN di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh untuk terus membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan jajaran Kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Agus Suryadi melalui Syahbudin Padang, Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Center Polri Nusantara Provinsi Aceh, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat sinergitas dan kemitraan dengan institusi Polri di wilayah Aceh.

Agus meminta seluruh anggota FRN agar senantiasa menjaga sikap, etika komunikasi, serta nama baik organisasi ketika berinteraksi dengan jajaran Polres maupun Polsek di wilayah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

«“Saya mengimbau seluruh anggota FRN Fast Respon Center Polri Nusantara di Aceh agar menjaga hubungan baik dengan jajaran Polri. Kedepankan komunikasi yang santun, profesional, dan saling menghargai. Jangan sampai ada tindakan individu yang justru mengganggu hubungan baik yang sudah terjalin,” ujar Agus Suryadi melalui Syahbudin Padang.»

Menurutnya, keberadaan FRN harus mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Sebagai organisasi yang memosisikan diri sebagai mitra strategis Polri, FRN dituntut untuk membangun komunikasi yang sehat serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Agus juga berharap sinergitas tersebut dapat semakin diperkuat hingga ke tingkat kewilayahan.

Ia menyampaikan harapan kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., beserta seluruh jajaran Polda Aceh agar komunikasi dan hubungan kemitraan dengan anggota FRN di seluruh Kabupaten/Kota dapat terus diperhatikan dan dikembangkan.

«“Kami berharap Bapak Kapolda Aceh bersama seluruh jajaran dapat terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat sinergitas dengan anggota FRN di seluruh wilayah Aceh. Jika ada kegiatan atau persoalan yang membutuhkan koordinasi, kami berharap dapat terbangun komunikasi yang baik dengan jajaran Kepolisian setempat,” katanya.»

Jaga Marwah Organisasi, Jangan Rusak Kemitraan

Agus menegaskan, kemitraan dengan Polri harus dijaga bersama. Karena itu, setiap anggota FRN diminta memahami batasan, menjaga etika, serta tidak membawa nama organisasi dalam tindakan yang dapat merugikan hubungan kelembagaan.

“FRN harus mampu menjaga marwah organisasi. Kita ingin menjadi mitra yang dapat dipercaya, bukan menjadi pihak yang justru menimbulkan persoalan. Mari kita kedepankan komunikasi, koordinasi, dan sikap saling menghormati,” tegasnya.

Sementara itu, Syahbudin Padang, Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Center Polri Nusantara Provinsi Aceh, menyampaikan bahwa pesan tersebut diharapkan menjadi perhatian seluruh jajaran FRN di Aceh.

Menurutnya, kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada struktur, tetapi juga pada kemampuan seluruh anggota menjaga komunikasi dan membangun hubungan yang positif dengan berbagai pihak.

“Kita ingin FRN hadir sebagai mitra strategis Polri yang mampu menjaga komunikasi, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, seluruh anggota harus bersama-sama menjaga nama baik dan marwah organisasi,” ujar Syahbudin Padang.

Ia menambahkan bahwa sinergitas antara FRN dan Polri diharapkan dapat terus berjalan secara positif, profesional, dan saling menghormati.

“Mari kita perkuat silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi. Jangan ada anggota yang mengambil langkah sendiri yang dapat merusak hubungan baik organisasi dengan jajaran Polri. Kita jaga FRN, kita jaga kemitraan, dan kita hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Belajar dari Senjata Api, Ini Filosofi Diana Putri Amelia dalam Mengawal Aspirasi Petani Kopi Gayo
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
YBHA Apresiasi Pemko Banda Aceh Tangani Kasus Pemerkosaan Anak
Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:05 WIB

Kasus Gadai Mobil Berujung Dugaan Penggelapan di Gayo Lues, Leasing dan Oknum Pemilik Unit Dibidik Pasal Berlapis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:53 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:51 WIB

9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:00 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, PT Rosin Disebut Menyimpan Pelanggaran Berlapis yang Harus Dibuka

Selasa, 28 April 2026 - 04:17 WIB

PT Rosin Trading Internasional Disorot karena Diduga Berkaitan dengan Rantai Getah Pinus yang Kerap Ditindak Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 02:52 WIB

Polda Aceh Diminta Menelusuri Kesesuaian Izin, Produksi, dan Pengiriman Barang PT Rosin Trading Internasional

Kamis, 9 April 2026 - 22:42 WIB

Hukum Dipertanyakan, Rabusin Ungkap Dugaan Ketidakadilan dalam Proses Persidangan di Gayo Lues

Berita Terbaru