Gelombang Demo Ormas di Bandung Barat Makin Memanas, Aliansi Anak Bangsa Desak Bupati Jeje Tegas Sikapi Polemik Sekda

Kabiro

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 16:50 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luputan1.netBANDUNG BARAT — Gelombang aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi sorotan. Dinamika tersebut dinilai sebagai sinyal serius terhadap stabilitas pemerintahan daerah dan perlu segera mendapatkan respons dari jajaran pimpinan Pemkab Bandung Barat.

Ketua Aliansi Anak Bangsa, Didik Fuji Endarto, meminta pemerintah daerah tidak menganggap enteng berbagai aspirasi yang disampaikan massa aksi. Menurutnya, rangkaian demonstrasi yang terus bermunculan menunjukkan adanya persoalan yang perlu segera direspons secara terbuka dan proporsional.

Didik secara khusus menyoroti posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir. Ia menilai Sekda sebagai pimpinan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas birokrasi, efektivitas pemerintahan, serta kondusivitas pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melihat situasi dan gelombang protes yang terjadi, Sekda Ade Zakir mestinya bisa lebih legowo dan dewasa dalam menyikapi aspirasi yang berkembang. Kalau memang tuntutan masyarakat terus bergulir dan tidak ada penyelesaian, kami khawatir kondisi pemerintahan, termasuk tata kelola keuangan daerah, semakin tidak kondusif,” ujar Didik kepada awak media, Senin (7/9/2026).

Soroti Stabilitas Birokrasi dan Keuangan Daerah

Menurut Didik, persoalan yang berkembang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak terhadap kinerja birokrasi. Ia menilai stabilitas pemerintahan menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan efektif.

Ia juga mengingatkan agar dinamika antara kelompok masyarakat dengan pemerintah daerah tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Pemerintahan membutuhkan suasana yang stabil. Jangan sampai energi pemerintah habis untuk menghadapi konflik dan polemik, sementara pelayanan kepada masyarakat serta agenda pembangunan justru terganggu,” katanya.

Didik menegaskan, kritik dan aspirasi masyarakat semestinya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Namun, ia juga berharap seluruh pihak tetap mengedepankan mekanisme yang sesuai dengan aturan serta menjaga ketertiban dalam menyampaikan pendapat.

Desak Bupati Jeje Ambil Sikap

Sorotan Aliansi Anak Bangsa kemudian diarahkan kepada Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Didik menilai kepala daerah memiliki posisi strategis untuk meredam polemik sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan secara efektif.

Menurutnya, Bupati tidak cukup hanya menunggu situasi mereda. Diperlukan langkah konkret untuk mencari titik temu atas berbagai persoalan yang menjadi pemicu munculnya gelombang aksi.

“Peran Bupati Jeje Ritchie Ismail sangat krusial. Harus ada ketegasan dan tindakan nyata dari pimpinan daerah. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut-larut dan mengganggu jalannya pemerintahan KBB,” tegas Didik.

Ia berharap Bupati segera membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan yang selama ini menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi.

Bagi Didik, dialog terbuka menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah meningkatnya eskalasi konflik serta memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan berdasarkan data, aturan, dan kepentingan masyarakat.

Pemkab Bandung Barat Belum Beri Tanggapan

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun Sekda Ade Zakir belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dan desakan yang disampaikan Ketua Aliansi Anak Bangsa tersebut.

Pernyataan Didik ini menjadi bagian dari dinamika aspirasi publik yang berkembang di Kabupaten Bandung Barat. Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, tanggapan dari pihak Pemkab Bandung Barat dan Sekda Ade Zakir tetap diperlukan guna memberikan penjelasan atas berbagai persoalan yang menjadi sorotan massa aksi.”Yun Wah”

Berita Terkait

APRESIASI BIDANG PENDIDIKAN DPP XTC INDONESIA UNTUK POLDA JABAR ATAS PENGUNGKAPAN MEGA PABRIK OBAT KERAS ILEGAL DI BANDUNG
Edwin Senjaya Buka Alarm Sosial Buahbatu: Perda Baru Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Bangun Komunikasi Sehat, SWI Jabar Disambut Hangat Kesbangpol Jawa Barat
Kapolda Bersama Wakapolda Hadiri TIFF 2026, Polda Sulut Dukung Pariwisata dan Jamin Keamanan
Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Tenaga Medis dan 3 Ambulans Polri Dukung TIFF 2026
Ultimatum 7 Hari DPP XTC Indonesia, Penggunaan Logo dan Bendera Tanpa Hak Akan Ditindak
Cimerang Bersatu, Aksi Bersih Lingkungan Jadi Potret Harmoni dan Kepedulian Warga
Aklamasi di Musda Golkar KBB, Edi Rusyandi Resmi Nahkodai Partai untuk Periode Mendatang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Birokrasi Bersih Dengan Whistleblowing System, Menjadi Komitmen Pemkab Karo.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:15 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:21 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru