Kepedulian Tanpa Batas, Brimob Polda Aceh Wujudkan Harapan Warga Terisolasi dengan Pembangunan Jembatan Gantung Darurat

LIPUTAN 1

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:27 WIB

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, — Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh menunjukkan aksi nyata dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turut serta dalam pembangunan jembatan gantung di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat sekaligus pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 3 Januari 2026 lalu.

Keberadaan jembatan darurat menjadi krusial menyusul rusaknya beberapa akses penghubung utama antar desa yang sebelumnya menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, utamanya dalam sektor pertanian dan distribusi hasil kebun. Banjir bandang yang meluap secara tiba-tiba meninggalkan kerusakan cukup parah di sejumlah titik, termasuk menghanyutkan sarana transportasi seperti jembatan penghubung dan menutup jalur setapak yang biasa dilalui masyarakat menuju ladang dan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon D Pelopor, Komisaris Polisi Zulfikar, S.H., tim Brimob hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan. Keikutsertaan anggota Brimob dalam pembangunan jembatan diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta membuka kembali akses penting yang selama ini terputus akibat terjangan banjir. Kompol Zulfikar hadir bersama jajarannya, termasuk Wakil Danyon AKP Imanta Purba, SH, dan komandan kompi dari masing-masing unit. Kegiatan pembangunan diintensifkan di titik-titik krusial, salah satunya di Desa Singah Mulo dan Desa Jeret Onom, yang menjadi fokus utama awal proyek pembangunan jembatan gantung.

Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya solusi teknis semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara aparat dan masyarakat. Dalam pernyataannya di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga, Komandan Batalyon menekankan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama warga dari kawasan pemukiman menuju kebun dan pasar, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga.

Warga yang terdampak merespons positif aksi nyata dari aparat. Ali Hanafiah, salah seorang warga Desa Jeret Onom, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Batalyon D Pelopor. Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat sejak bencana terjadi, aktivitas berkebun terhambat, dan hasil panen pun sulit dibawa ke pasar untuk dijual. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini membawa harapan baru bagi masyarakat desa, agar kehidupan ekonomi bisa kembali pulih secara perlahan.

Pembangunan jembatan gantung tidak hanya menyasar pada aspek fisik semata, melainkan menjadi langkah awal dalam merajut kembali konektivitas dan harapan warga terhadap kehidupan yang lebih baik pascabencana. Dengan tuntasnya pembangunan ini, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Kegiatan semacam ini juga menjadi bentuk nyata dari semangat Bhakti Brimob untuk masyarakat, menjawab langsung kebutuhan dan persoalan rakyat di lapangan secara cepat dan tanggap.(Munandar SP)

Berita Terkait

Hasil Pemeriksaan Dokter RSU MAK, Ungkap Penyebab Kematian RD
Polres Gayo Lues Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja di Pegunungan Pining
Polres Gayo Lues Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Kasus Gadai Mobil Berujung Dugaan Penggelapan di Gayo Lues, Leasing dan Oknum Pemilik Unit Dibidik Pasal Berlapis
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Bukan Sekadar Administrasi, PT Rosin Disebut Menyimpan Pelanggaran Berlapis yang Harus Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:52 WIB

Jalin Kedekatan dengan Warga, Kodim 0719/Jepara Pantau Situasi Wilayah Kendengsidialit

Rabu, 23 September 2026 - 10:50 WIB

Patroli Bakti Teritorial Prima, Kodim 0719/Jepara Pantau Kondisi Wilayah Pecangaan Kulon

Rabu, 23 September 2026 - 10:48 WIB

Jaga Denyut Keamanan Wilayah, Kodim 0719/Jepara Gelar Patroli di Kelurahan Kauman

Rabu, 23 September 2026 - 10:44 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dampingi Kegiatan Active Case Finding TBC di Kelurahan Bulu

Rabu, 23 September 2026 - 10:35 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Kodim 0719/Jepara Pantau Situasi Desa Srobyong

Rabu, 23 September 2026 - 10:32 WIB

Sambangi Wilayah Binaan, Kodim 0719/Jepara Perkuat Patroli dan Komsos di Keling

Rabu, 23 September 2026 - 10:30 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Kodim 0719/Jepara Pantau Situasi Desa Guyangan

Rabu, 23 September 2026 - 10:28 WIB

Batuud Koramil 06/Welahan Hadiri Musrenbangdes Desa Brantaksekarjati, Bahas RKP Desa 2027

Berita Terbaru

public

Najbolje casino igre u Cazeus Hrvatska: što morate znati

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:12 WIB