HMI Aceh Sebut, Berjiwa Besarlah menerima kekalahan, yang Menang Wujudkan Kemakmuran Untuk Rakyat Aceh

LIPUTAN 1

- Redaksi

Selasa, 3 Desember 2024 - 19:05 WIB

50277 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Reza Hendra Putra Ketua BADKO Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh, Rabu (04/13/24), kepada awak Media menyampaikan Apresiasi, atas terselenggaranya Pilkada Aceh 2024 yang berjalan dengan tertib, baik dan damai.

Kendati ada beberapa golongan dan organisasi sayap partai atau underbow yang mengatasnamakan organisasi kepemudaan yang terus mencoba menggiring opini seolah adanya kecurangan.

Dikesempatan ini kami menyampaikan sikap kepada panitia penyelenggara. Dan pengawas pemilu untuk tidak mudah mempercayainya, sebab kita memiliki lembaga resmi negara yang telah jauh hari terlibat dan mengawasi hingga tuntas saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambung Reza, Proses pemilihan sudah berjalan dengan baik dengan terpilihnya satu pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Muzakir Manaf dan H Fadhullah, ini sebagai tanda kalau presesi pemilihan ini berjalan dengan Demokrasi.

Maka saat ini yang penting untuk kita lakukan adalah mengawal tahapan akhir proses Pilkada hingga pengumuman resmi oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur nantinya.

Ketua HMI Aceh mengungkapkan harapannya kepada pasangan calon terpilih, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), agar dapat membawa perubahan nyata dan menjadi teladan bagi masyarakat Aceh.

“Saya pikir, merujuk pada data sementara yang dirilis melalui Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU), dapat dikatakan bahwa Mualem-Dek Fadh adalah pemenang Pilkada Aceh 2024. Namun, kita tetap harus menunggu pengumuman resmi dari KIP Aceh,” ujar Reza.

Dalam pernyataannya, Reza menekankan bahwa kemenangan dalam Pilkada bukan hanya soal meraih kekuasaan, melainkan tentang tanggung jawab besar untuk memenuhi amanah rakyat.

“Hasil Pilkada ini bukan sekadar soal posisi atau jabatan, tetapi tentang tanggung jawab untuk mewujudkan cita-cita besar rakyat Aceh. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan semua pihak adalah kunci untuk menjadikan Aceh sebagai provinsi yang Islami, maju, mandiri, dan sejahtera,” jelasnya.

Reza juga menyampaikan beberapa harapan untuk kepemimpinan baru di Aceh, yaitu: Kepemimpinan yang Transparan dan Responsif terhadap kebutuhan rakyat, Perbaikan Kesejahteraan Ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup Masyarakat, Penguatan Pelayanan Publik agar mudah diakses oleh semua lapisan Masyarakat, Pelestarian Nilai-Nilai Keislaman yang menjadi identitas utama Aceh, Rekonsiliasi dan Persatuan, guna menghapus sekat-sekat perbedaan demi keharmonisan Masyarakat, Perubahan Nyata di Semua Sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lainnya, dan Pemberdayaan Generasi Muda sebagai pelopor perubahan dan kemajuan.

Di akhir pernyataannya, Reza mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersatu dalam membangun masa depan Aceh yang lebih baik.

“Mari kita tinggalkan perbedaan tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada 03 yaitu persatuan Indonesia, mati kita bergandengan tangan demi masa depan Aceh yang lebih baik, yang kalah mesti berjiwa besar menerima kekalahannya dan yang menang tidak eforia yang berlebihan pula, yang terpenting kita dapat menghadirkan perubahan yang berarti dan menjadikan Aceh lebih maju dan bermartabat, ” tutupnya. [Tim IWO – Aceh]

Berita Terkait

Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan BBPOM Aceh untuk Dorong UMKM Menembus Pasar Global
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Agus Suryadi Tegaskan FRN Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mitra Strategis Polri di Aceh
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Pemkab Karo Siap Akselerasi Pengembangan Kawasan Bawang Putih 2026 – 2027,Bentuk Dukungan Swasembada Nasional.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Bupati Karo Dorong Pengembangan Kampung Kreatif Berbasis Potensi Lokal.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Welcome Dinner Jelajah Wisata Nusantara Ke-4 di Berastagi, Dihadiri Langsung Bupati Karo.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Peserta Jelajah Wisata Budaya Ke-4 ,Disambut Pemkab Karo di Desa Dokan.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:00 WIB

How to Manage Your Casino Budget with 7Signs

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Peserta Jelajah Wisata Budaya Ke-4 ,Disambut Pemkab Karo di Desa Dokan,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Berita Terbaru