Ziarah Ke Pusara Leluhur Desa Penampen, Dua Tokoh Masyarakat Karo,Jenderal Dan Bupati Karo Dipastikan Melalui infrastruktur Yang Rusak,Sibintun-Tiganderket

Dat Mulia Sinuraya

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:54 WIB

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Liputan 1 Net.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Payung_Kondisi infrastruktur jalan merupakan tolak ukur fundamental kemajuan suatu daerah.

Jalan yang baik membuka akses terhadap berbagai peluang Kemajuan ekonomi, sosial Budaya dan pendidikan.

 

Salah satu contoh nyata kondisi memprihatinkan ini dapat ditemukan pada jalan dusun Sibintun hingga Desa Payung.

Jalan Kabupaten,Lintas kecamatan,yang kerab disebut-sebut sebagai jalan Kabupaten terpanjang di Kabupaten Karo yang menghubungkan 4 kecamatan: Simpang Empat-Payung-Tiganderket-Kutabuluh, sebagai urat nadi penghubung antar wilayah, seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam alokasi anggaran pembangunan dan pemeliharaan.

 

Namun, kenyataan pahit yang dihadapi warga di sepanjang rute Sibintun hingga Desa Payung ,khususnya,menunjukkan adanya pengabaian yang berlangsung lama. Kerusakan yang terjadi mencakup jalan berlubang besar, aspal yang mengelupas, hingga kondisi tanah yang labil setelah musim hujan, hampir tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, bahkan seringkali sulit dilalui denga sepeda motor.

 

Dampak paling nyata dari kerusakan jalan yang parah ini adalah terisolasinya warga Desa Payung dan daerah sekitarnya. Isolasi ini bersifat multifaset (beragam).

Dari sisi ekonomi, mobilitas barang menjadi sangat terhambat.

Keterlambatan pengiriman hasil bumi seringkali menyebabkan penurunan kualitas produk, memaksa petani menjual dengan harga murah karena komoditas sudah mendekati fase wajib jual.

 

Aspek sosial juga mengalami kemunduran serius akibat kondisi jalan ini. Akses terhadap layanan kesehatan menjadi sangat krusial. Dalam situasi darurat medis, beberapa kilometer perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu singkat bisa memakan waktu berjam-jam karena kondisi jalan yang ekstrim sulit untuk dilalui.

Fenomena pembiaran terhadap infrastruktur vital seperti jalan Sibintun menuju Desa Payung menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai tata kelola pemerintahan daerah. Mengapa janji perbaikan yang mungkin telah disampaikan dalam berbagai forum publik tidak pernah terealisasi secara substansial?

Kondisi jalan yang rusak parah ini menciptakan siklus kemiskinan struktural. Ketika akses terhambat, investasi dari luar enggan masuk. Pelaku usaha kecil menengah kesulitan berkembang karena distribusi produk terbatas.

Jalan yang buruk menjadi simbol kegagalan pemerintah daerah dalam menjamin pemerataan pembangunan dan konektivitas antarwilayah, yang merupakan hak dasar setiap warga negara untuk mendapatkan nya.

 

Untuk memutus rantai isolasi ini, diperlukan lebih dari sekadar solusi tambal sulam. Perbaikan jalan Sibintun sampai Desa Payung harus dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang, bukan sekadar beban anggaran.

 

Perbaikan jalan ini akan memicu efek domino positif: penurunan biaya logistik, peningkatan akses pasar bagi petani, kemudahan akses layanan publik, dan yang paling penting, mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Ketika jalan mulus terbentang dari Sibintun ke Desa Payung, isolasi akan terangkat, membuka peluang bagi desa tersebut untuk berintegrasi penuh dalam jaringan ekonomi dan sosial yang lebih luas.

 

Kesimpulannya,

keadaan jalan kabupaten dari Sibintun sampai Desa Payung yang bertahun-tahun tidak diperbaiki adalah cerminan dari kegagalan kolektif dalam mengelola aset publik vital dan mengabaikan hak dasar masyarakat akan mobilitas yang layak.

Jalan Penghubungi ini Merupakan infrastruktur Jalur Evakuasi Jika Terjadi Bancana Alam Seperti Beberapa Tahun Yang Lalu.

 

Menambahkan informasi dari kondisi jalan ini, awak Media mendapat kabar kunjungan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melakukan ziarah ke desa Penampen kecamatan Tiganderket,makam orangtua dari Letjen TNI (Purn.) Musa Bangun. Catatan ini mengingatkan Bapak Bupati Karo telah melalui jalan rusak itu, masyarakat disana dengan sabar dan berharap serta menunggu kebijakan dan kepastian seperti apa yang akan dilakukan Ke dua.Tokoh Masyarakat Karo ini Dengan Kondisi Infrastruktur Yang Telah Mereka lalui Bersama.

(Dates Sinuraya).

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam
Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar
Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.
Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka, Dihadiri Bupati Karo.
Birokrasi Bersih Dengan Whistleblowing System, Menjadi Komitmen Pemkab Karo.
PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti
Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Cómo gestionar tu bankroll al jugar en Pin-Up fútbol Bolivia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:24 WIB

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Cómo acceder a Chicken Road en tu móvil: descarga y juega en Upgaming sin

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Begin je avontuur bij Evospin Casino NL: tips voor nieuwe spelers

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Como acessar o Afun Brasil: dicas rápidas para novos usuários

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Posuslot Casino: temukan permainan live casino terbaik dengan akses mudah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Por que o bet10 Brasil é a escolha certa para suas apostas em 2026:

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Apostando com a LV BET: dicas para brasileiros aproveitarem o site

Berita Terbaru

public

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Okt 2026 - 00:24 WIB