Ketika Tanah Menelan Rumah: Tragedi Pasirlangu Sisakan 31 Warga Hilang dan 790 Pengungsi

Kabiro

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:43 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , LIPUTAN 1 . NET <> Bencana tanah longsor besar melanda kawasan Kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Rabu (28/1/2026) pukul 18.00 WIB, tragedi ini telah merenggut 49 korban jiwa, sementara 31 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim gabungan.

Longsor yang menghantam kawasan permukiman tersebut menimbun 30 unit rumah dan berdampak langsung terhadap 158 warga, dengan 78 orang berhasil ditemukan selamat. Ratusan keluarga kini hidup dalam pengungsian, diliputi duka, trauma, dan ketidakpastian.

Negara merespons dengan operasi besar-besaran. Sebanyak 3.349 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan dikerahkan. Pencarian dilakukan dengan dukungan helikopter, excavator, drone thermal, rescue car, ambulance, hingga jaringan satelit Starlink, menyisir area longsor sepanjang kurang lebih dua kilometer di medan yang ekstrem dan berisiko tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah upaya penyelamatan tersebut, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Rushendi, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kemanusiaan ini.

“Kami dari keluarga besar IWO-Indonesia Khususnya DPD IWOI KBB turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya para korban bencana longsor di Pasirlangu. Ini bukan sekadar musibah, ini luka kolektif bangsa. Doa kami menyertai para korban, keluarga yang ditinggalkan, serta seluruh petugas yang saat ini berjibaku di lapangan,” ujar Rushendi.

Rushendi juga menekankan bahwa tragedi ini harus menjadi titik refleksi nasional, bukan sekadar berita duka yang berlalu.
“Ke depan, negara tidak boleh hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi harus jauh lebih serius dalam pencegahan. Tata ruang, mitigasi bencana, dan perlindungan warga di kawasan rawan longsor harus menjadi prioritas nyata, bukan sekadar dokumen,” tegasnya.

Ia menilai, peran media sangat penting untuk memastikan tragedi semacam ini tidak tenggelam oleh waktu.

“Media memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal proses pencarian, transparansi data korban, serta memastikan hak-hak para penyintas terpenuhi. Tragedi ini harus menjadi pelajaran nasional agar tidak kembali memakan korban di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, 790 warga masih mengungsi di aula desa, GOR, dan lingkungan RW sekitar. Pemerintah daerah menyatakan proses pendataan korban masih berlangsung dan memungkinkan adanya perubahan angka seiring pencocokan identitas dan temuan di lapangan.

Operasi SAR akan dilanjutkan pada Kamis (29/1/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan pola apel gabungan dan pembagian sektor pencarian oleh Basarnas. Fokus utama tetap pada pencarian korban hilang, evakuasi lanjutan, serta pengamanan personel dari potensi longsor susulan.

Tragedi longsor di kaki Gunung Burangrang menjadi peringatan keras tentang rapuhnya keselamatan warga di kawasan rawan bencana. Di tengah duka yang menyelimuti Bandung Barat, publik kini menunggu bukan hanya hasil pencarian, tetapi keberanian negara mengambil langkah korektif agar tragedi serupa tidak terus berulang.

RED * Asep S *

Berita Terkait

Liput Acara KNPI di Hotel Asrilia, Jurnalis Dihadang Satpam: “Rapat Tertutup, Tak Boleh Dipublikasi
Wamendes PDT Sambut Hangat Audiensi SWI, Dukung Munas dan HKPS 2026 di Desa
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers*
Tak Sekadar Komunitas, XTC Cirebon Rutin Bantu Warga Lewat Khitan Gratis
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
SWI Sambangi Kantor Pusat BAZNAS RI, Bahas Kolaborasi Penguatan Program Kemanusiaan
Bang Nano Gaspol! Rakernas I XTC Siap Satukan Energi Nusantara
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:13 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten, Serahkan Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:49 WIB

Polres Batu Bara Serahkan Bingkisan Lebaran Kepada Seluruh Personel dan PHL Jelang Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:51 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Tegas Bantah Isu Negatif soal Lodes dan Narkoba dari Media Online

Senin, 21 April 2025 - 03:59 WIB

Ketua Umum DPP LPAI Prof DR Seto Mulyadi, M. Si, S. Psi, Hadiri Pelantikan DPD LPAI Batu Bara

Jumat, 14 Februari 2025 - 00:49 WIB

Alasan Pesta Rakyat, Diduga Sekda Batu Bara Minta Bantuan ke Perusahaan

Senin, 20 Januari 2025 - 20:45 WIB

Tim Advokasi Media, Minta Perwakilan PT Media Antar Nusa, Razia Reseller Jual Kupon Internet/WiFi Nusanet

Rabu, 15 Januari 2025 - 00:42 WIB

Tim Advokasi Media, PT Dream Network Solusindo Melanggar Pasal 36, Tidak Memiliki Izin ISP dan ULO

Jumat, 10 Januari 2025 - 16:35 WIB

Mio Indonesia, Terkait Pemberitaan Temuan Anti JIL,  Memiliki Data Internet Ilegal Belum Cukup Bukti

Berita Terbaru