Gosip Itu Lahir dari Kebencian dan Tubuh Lewat Kebodohan

My Redaksi

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 20:03 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilutrasi

Gambar ilutrasi

Nagan Raya|Liputa1.net – Diera digital, informasi menyebar dengan sangat cepat, dan ini termasuk gosip. Kecepatan internet dan media sosial memungkinkan gosip menyebar luas dan cepat, seringkali tanpa verifikasi. Hal ini bisa berdampak negatif pada individu dan masyarakat.

Literasi digital yang baik diperlukan untuk memilah dan memverifikasi informasi yang diterima, serta menghindari penyebaran gosip yang tidak benar.

Penting untuk waspada terhadap gosip di era digital dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk dipahami biasanya Gosip tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia muncul dari akar kebencian, dorongan untuk menjatuhkan dan mempermalukan, atau merasa lebih baik dari orang lain. Sering kali, ia tumbuh subur di tanah kebodohan, ketika fakta diabaikan dan prasangka menjadi bahan bakar utama.

Dalam lingkungan yang dangkal secara intelektual, gosip menjadi hiburan, pengalihan, bahkan alat kekuasaan.

Namun, gosip hanya bisa bertahan jika diberi tempat tinggal di kepala yang tidak mau berpikir. Di sana ia hidup nyaman, mengakar dalam asumsi, dan beranak-pinak dalam kalimat-kalimat penuh keyakinan tanpa dasar.

Orang yang tidak kritis, tidak peduli kebenaran, akan membiarkannya menyebar lebih jauh, tanpa menyadari bahwa mereka telah menjadi bagian dari kebohongan kolektif.

Tapi gosip punya batas umur. Ia mati begitu menyentuh telinga orang bijak. Bukan karena sang bijak tidak mendengar, tetapi karena ia memilih untuk tidak menyebarkan.

Ia menyaring informasi, memilah niat di balik ucapan, dan memahami bahwa tidak semua yang terdengar pantas untuk diteruskan. Dalam sikap itu, gosip kehilangan tenaga karena yang berpikir tidak akan mudah diperalat.

 

 

Rubrik opini : Muhammad Adhar

Koresponden : Desta

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Nagan Raya Terbongkar, Ratusan Gram Narkotika Diamankan Polisi.
Terkait Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya diduga di bekingin Oknum Perwira Polisi Ketua ASWIN Jangan Sebarkan Informasi Hoak
Peduli Sesama, Warga Blang Muko Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Darul Makmur 
Polres Nagan Raya Gelar Temu Ramah Bersama Insan Pers
STIAPEN dan Baitul Mal Nagan Raya Gelar Seminar Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat
Sat Reskrim Polres Nagan Raya Lakukan Pemantauan Distribusi BBM Bersubsidi Jenis Solar di Sejumlah SPBU
Ketua DPC Asosiasi Wartawan Internasional Nagan Raya Mengucapkan Selamat memperingati Hari Pahlawan, Ajak Jurnalis Teladani Nilai Perjuangan
KAPOLRES NAGAN RAYA HADIRI UPACARA DAN SYUKURAN DIRGAHAYU TNI KE-80 DI KODIM 0116 NAGAN RAYA

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet*

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:11 WIB

Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Hadir Berikan Solusi bagi Persoalan Buruh*

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:09 WIB

Kapolri: Polri Siap Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional Bersama FBI Hadapi Kejahatan Modern

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:21 WIB

Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:24 WIB

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:53 WIB

Diterbitkannya SK Penyempurnaan PB. MI 2026-2030, Dr. Fachrul Razi Tegaskan Legalitas di Bawah Kepemimpinan AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Fokus Prestasi Dunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:40 WIB

SWI Sambut Positif Arahan Dewan Pers, Siap Tingkatkan Standar Keanggotaan Wartawan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:59 WIB

Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Berita Terbaru