Tanjung Morawa-B Tunjukkan Makna Hijrah Lewat Festival Anak, Pawai Obor, dan Tausiyah Kebaikan

LIPUTAN 1

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 00:43 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa | Di tengah gegap gempita pergantian tahun Hijriah, sebuah desa kecil di Deli Serdang menunjukkan bahwa semangat hijrah tak hanya milik sejarah, tetapi juga bisa menjadi denyut nadi masyarakat masa kini.

Desa Tanjung Morawa-B, yang berada di bawah kepemimpinan Kepala Desa Nazarianti, kembali menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dengan nuansa keagamaan dan kebersamaan yang begitu kuat dan menyentuh.

Untuk tahun kedua berturut-turut, Desa Tanjung Morawa-B menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai panggung kebudayaan religi yang membaurkan seluruh elemen warga — dari anak-anak hingga tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang turit dihadiri tokoh pemda Osama itu, dimulai sejak pagi, Kamis, 26 Juni 2025, dengan sunat massal bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Tangis kecil mereka menjadi gema solidaritas, membuktikan bahwa perhatian pada kesehatan warga bukan sebatas wacana.

“Ini bentuk nyata dari pelayanan sosial dan kepedulian kami. Sunat massal adalah awal dari ikhtiar kami menjadikan desa ini sehat lahir batin,” ujar Nazarianti saat membuka acara.

Selepas zuhur, giliran anak-anak tampil di panggung dalam Festival Anak Sholeh. Lomba adzan, hafalan surat pendek, hingga peragaan busana muslim disambut sorak-sorai orang tua dan penonton yang memadati balai desa.

Bukan sekadar hiburan, festival ini menjadi ruang tumbuh bagi generasi baru yang cakap secara spiritual.

“Ini bukan hanya lomba, ini bentuk investasi keagamaan sejak dini,” kata seorang tokoh masyarakat setempat dengan mata berbinar.

Menjelang malam, desa disulap menjadi lautan cahaya dalam Pawai Obor.

Ratusan warga dari berbagai dusun membawa obor dan berjalan menyusuri jalan-jalan utama desa, melantunkan salawat dan doa.

Suasana penuh haru. Bagi banyak orang, momen ini menjadi pengingat akan makna hijrah yang hakiki—berpindah dari gelap menuju terang, dari lalai menuju taat.

Puncak perayaan ditandai dengan Tabligh Akbar yang diisi langsung oleh Kepala Desa Nazarianti.Dalam tausiyahnya, ia mengajak warga menjadikan tahun baru Islam sebagai titik tolak memperkuat keimanan dan membangun desa dengan semangat gotong royong.

“Ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah kecil menuju perubahan besar. Mari kita isi Tahun Baru Hijriah dengan tekad untuk menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik,” ucapnya penuh semangat, disambut takbir dan tepuk tangan warga.

Bukan hanya ritual tahunan, kegiatan ini kini ditetapkan sebagai agenda tahunan tetap oleh Pemerintah Desa Tanjung Morawa-B. Tokoh agama, pemuda, dan warga sepakat untuk menjadikannya sebagai tradisi spiritual dan sosial yang mengakar.

Di tengah berbagai tantangan zaman, Desa Tanjung Morawa-B telah memberi contoh bahwa pembangunan tak melulu soal infrastruktur.

Membangun jiwa dan merawat iman adalah fondasi utama dari masyarakat yang kuat dan berdaya. Dan di sinilah, semangat hijrah itu hidup — bukan di buku sejarah, tapi di jalan-jalan desa yang bersinar oleh obor harapan.(AVID)

Berita Terkait

Persoalan Lahan di Kutalimbaru Kian Rumit, Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Lingkungan oleh PT Serdang Hulu
Jual Anak Kandung Tukar Narkoba, Seorang Ayah di Deli Serdang Diamankan Ketua Pemuda Pancasila Desa Tanjung Rejo
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan
Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Kuasa Hukum Nilai Proses Hukum Kasus Josniko Tarigan Tidak Transparan di Polsek Pancur Batu
Rayakan Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Turun Langsung Bagikan Sembako ke Warga

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Pemkab Karo Siap Akselerasi Pengembangan Kawasan Bawang Putih 2026 – 2027,Bentuk Dukungan Swasembada Nasional.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Bupati Karo Dorong Pengembangan Kampung Kreatif Berbasis Potensi Lokal.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Welcome Dinner Jelajah Wisata Nusantara Ke-4 di Berastagi, Dihadiri Langsung Bupati Karo.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Peserta Jelajah Wisata Budaya Ke-4 ,Disambut Pemkab Karo di Desa Dokan.

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:00 WIB

How to Manage Your Casino Budget with 7Signs

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Peserta Jelajah Wisata Budaya Ke-4 ,Disambut Pemkab Karo di Desa Dokan,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Berita Terbaru