Pasar Tradisional Kuning 1 Padat Merayap, Warga Berburu Baju Baru Menjelang Hari Raya Idul Fitri

LIPUTAN 1

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 04:14 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 20/03/2025 |  “Menjelang hari raya, Pekan Kuning Desa kuning 1 kecamatan Bambel Kab. Aceh Tenggara mulai padat merayap.hal tersebut ditandai dengan macetnya jalan karena ramainya masyarakat dan padatnya kendaraan yang lalu lalang mengantarkan sewa berbelanja ke pasar tradisional desa kuning 1

Pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di desa kuning 1 dipadati warga yang datang dari berbagai penjuru desa untuk berburu barang-barang promosi, seperti pakaian, makanan,kue lebaran dan dekorasi rumah serta kebutuhan bahan pokok .”hal ini sdh menjadi tradisi bagi masyarakat menjelang hari raya idul fitri dalam rangka menyambut dan merayakan hari kemenangan bagi umat islam hari raya idul fitri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga, Idayani mengaku, sengaja membeli kebutuhan lebaran sekarang karena masih banyak pilihan dan uang untuk membeli baju Lebaran sudah ada. “Jadi kami mulai beli dari sekarang harganya juga masih lumayan,”terangnya kamis 20 Maret 2025.

Ia bahkan sudah membeli tiga stel baju anak dan suaminya kemudian baju untuk dirinya satu stel. Sekarang harganya berkisar Rp150 ribu/stel hingga Rp250 ribu/stel.

Ia membeli baju Lebaran yang harganya pas di kantong saja, karena Tunjangan Hari Raya (THR) belum cair. Jadi menunggu THR untuk membeli kebutuhan lainnya.

Karena Lebaran ini kan banyak sekali kebutuhan yang harus dikeluarkan. Sehingga ia berharap THR dapat segera dicairkan dalam waktu dekat.

Dengan berbelanja secara bijak dan berhati-hati, warga dapat mempersiapkan diri menjelang hari raya dengan lebih mudah dan nyaman. Mari kita berbelanja dengan cerdas dan nikmati hari raya dengan bahagia!”

(In)

Berita Terkait

Jalan Nasional Kutacane–Medan Kembali Terendam, Sukri Win Bangsu Desak BPJN Aceh Segera Benahi Jembatan dan Aliran Air
Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi
Krisis Ekologis Meluas di Aceh Tenggara, Penambangan Galian C Diduga Perparah Bencana Jebolnya Tanggul Kali Alas
Dugaan Pungutan Pilkades Aceh Tenggara Menguat, 254 Bakal Calon Terancam Terbebani Biaya Tinggi
Panitia Musda X Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Persiapan Teknikal dan Substansi demi Sukseskan Agenda Konsolidasi Partai pada 8 Oktober
Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.
Sejumlah Kalangan Mendesak Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Setoran Fee Proyek Revitalisasi Sekolah SDN-SMP Negeri 2026 di Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka, Dihadiri Bupati Karo.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:15 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:21 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru