Minimnya Pemeriksaan di Perbatasan, Peredaran Narkoba Merajalela di Aceh Tenggara

LIPUTAN 1

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 02:47 WIB

50214 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Minimnya pemeriksaan pihak Kepolisian di perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar salah satu Penyebab peredaran narkoba di Aceh Tenggara merajalela. Minggu (10/3/2025).

Menurut Habibullah selaku Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Aceh Tenggara, salah satu penyebab maraknya peredaran Narkoba di Aceh Tenggara disebabkan minimnya pemeriksaan oleh pihak Kepolisian di perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar. Keterang ini diambil pada saat Habibullah melapor ke Alasta News pukul 00.30 Wib dini hari (10/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat keresahannya prihal peredaran Narkoba di Aceh Tenggara, Habibullah mengaku bahwa beberapa hari ini sudah memantau dua perbatasan tersebut.

“Perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar betul-betul minim Pemeriksaan, bahkan dalam beberapa hari ini, saya dan anggota LAN memantau langsung kedua perbatasan Aceh Tenggara, Lawe Pakam dan Rumah Bundar. Betul-betul minim pemeriksaan oleh pihak kepolisian.” Ungkap Ketua LAN.

Selanjutnya Habibullah juga menjelaskan pada hari Selasa, 18 Februari 2025 pernah melayangkan surat Aduensi Kepada Kapolres Aceh Tenggara agar pemeriksaan di kedua perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar diperketat, namun pemeriksaan tersebut hanya berlangsung satu malam di perbatasan Lawe Pakam.

“Setelah itu tidak ada lagi pemeriksaan sampai sekarang.” terang Habibullah.

Habibullah juga menerangkan bahwa sudah pernah menjalin komunikasi serta berdiskusi kepada Danpos perbatasan Lawe Pakam.

“Saya juga pernah menjalin komunikasi serta berdiskusi kepada Danpos Lawe Pakam secara personal namun kata Danpos Lawe Pakam kepada saya, bahwa untuk ke efektifan pemeriksaan perbatasan Lawe Pakam, tidak cukup personel” lanjutnya.

untuk memperkecil ruang masuknya Narkoba di Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Habibullah menyarankan agar pihak Polres Aceh Tenggara menambah anggota personil di Pos Perbatasan Lawe Pakam agar pemeriksaan di perbatasan bisa dilakukan secara rutin dan efisien. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

Belum Genap 24 Jam Ditangkap Petugas, Buron Lapas Kutacane Tewas di RSUD Sahudin, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu
Jalan Nasional Kutacane–Medan Kembali Terendam, Sukri Win Bangsu Desak BPJN Aceh Segera Benahi Jembatan dan Aliran Air
Diduga Kurang Pengawasan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Muara Setulen – Gelombang Asal Jadi
Krisis Ekologis Meluas di Aceh Tenggara, Penambangan Galian C Diduga Perparah Bencana Jebolnya Tanggul Kali Alas
Dugaan Pungutan Pilkades Aceh Tenggara Menguat, 254 Bakal Calon Terancam Terbebani Biaya Tinggi
Panitia Musda X Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Persiapan Teknikal dan Substansi demi Sukseskan Agenda Konsolidasi Partai pada 8 Oktober
Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.
Sejumlah Kalangan Mendesak Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Setoran Fee Proyek Revitalisasi Sekolah SDN-SMP Negeri 2026 di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Birokrasi Bersih Dengan Whistleblowing System, Menjadi Komitmen Pemkab Karo.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:15 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:21 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru