JAKARTA, 25 September 2026 — Dunia literasi profesional kembali memperkaya khazanahnya melalui peluncuran dan persembahan buku karya Trio Suryono, ST., MM., CRMP., BCMCP., CRGP., CPIA. Acara istimewa bertema “Legacy without Position & Privilege” ini diselenggarakan pada hari Jumat, 25 September 2026, bertempat di Aula Lantai 3, PLN Pusat Sertifikasi, Jl. Duren Tiga, Jakarta Selatan, serta dihubungkan secara langsung melalui platform virtual melalui zoom.
Acara akbar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan penting di lingkungan PLN, di antaranya Bapak Donny Ocniza (GM PLN Pusat Sertifikasi), Bapak Suroso Isnandar (Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan) yang diwakili oleh Bapak Heri Sutikno, Bapak Rully Firmansyah (Direktur PLN Nusantara Power) yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan, Bapak Hamidi Hamid, Bapak Erry Surya Kelana (Direktur Manajemen Risiko PGN), Bapak Mulyo Adji dan Bapak Junaidi Abdi serta testimoni secara online khusus dari Direktur BSN/KAN, Ibu Fajarina Budiantari.
Acara inti menampilkan pemutaran video 34 tahun perjalanan karir Trio Suryono serta pemaparan komprehensif atas total 10 buku yang dipersembahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Persembahan 10 buku ini merupakan wujud nyata dedikasi dan perjalanan karir professional selama 34 tahun dalam membagikan pengetahuan strategis, manajemen risiko, serta inovasi bagi perubahan positif di sektor energi dan industri.”
Salah satu buku yang paling menarik dan menjadi inspirasi para peserta yang hadir adalah buku Legacy Without Position and Privilege . Sebuah buku yang menggambarkan peran penting seorang karyawan menjadi leader di tengan – tengah masyarakat dalam menjaga asset negara, menjaga citra perusahaan, melayani kepentingan public, berbagi rejeki dan menjadi solusi ditengah keresahan masyarakat. Buku ini ditulis secara nyata atas pengalaman penulis selama 20 tahun menjadi leader di segala lini dalam membina masayarakat.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis kepada para tokoh penting, seperti Bapak Donny Ocniza, Bapak Heri Sutikno dan Bapak Hamidi Hamid, yang kemudian ditutup dengan closing statement dan sesi foto bersama serta ramah tamah makan siang bersama jajaran Direksi (VIP) dan tamu undangan.













































