FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

LIPUTAN 1

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:42 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Juni 2026 – Forum Juang Ononiha (FJO) menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, sebagai bentuk desakan kepada Kepolisian Republik Indonesia agar mengusut tuntas kasus kematian Agnes Jance Zebua yang hingga saat ini masih menjadi perhatian luas masyarakat Kepulauan Nias.

Aksi tersebut dihadiri oleh Koordinator Pusat FJO, April Julianus Daeli, Koordinator Lapangan FJO, Kelfinus Bu’ulolo, serta jajaran pengurus dan perwakilan masyarakat Nias dari berbagai daerah. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan agar Polri menunjukkan komitmen nyata dalam menegakkan hukum dan menghadirkan keadilan bagi keluarga korban.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Mabes Polri, perwakilan Forum Juang Ononiha diterima untuk melakukan audiensi dengan jajaran Bareskrim Polri. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi FJO untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, tuntutan, serta harapan masyarakat Nias terkait penanganan kasus kematian Agnes Jance Zebua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi tersebut, FJO menyerahkan dokumen resmi berisi pernyataan sikap dan tuntutan masyarakat kepada pihak Bareskrim Polri. FJO menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mempercepat pengungkapan kasus, menjamin transparansi proses hukum, serta memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.

Koordinator Pusat FJO, April Julianus Daeli, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bareskrim Polri menerima aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Bareskrim Polri yang telah menerima audiensi dan mendengarkan aspirasi masyarakat Nias. Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif menuju pengungkapan kasus secara menyeluruh dan berkeadilan,” ujar April Julianus Daeli.

Sementara itu, Koordinator Lapangan FJO, Kelfinus Bu’ulolo, menegaskan bahwa masyarakat akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang jelas.

“Kami datang membawa suara masyarakat yang mendambakan keadilan. Aspirasi yang kami sampaikan hari ini adalah harapan besar masyarakat Nias agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pimpinan Polri dan dituntaskan secara profesional,” katanya.

Dalam aksi dan audiensi tersebut, Forum Juang Ononiha menyampaikan lima tuntutan utama kepada Kepolisian Republik Indonesia:

1. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus kematian Agnes Jance Zebua, menangkap pelaku, mengungkap seluruh fakta yang sebenarnya, serta membawa setiap pihak yang terlibat ke hadapan hukum.

2. Menuntut evaluasi terhadap kinerja Kapolres Nias dan Kasat Reskrim Polres Nias terkait penanganan kasus yang dinilai belum memenuhi harapan masyarakat.

3. Menuntut evaluasi terhadap jajaran Polda Sumatera Utara terkait langkah-langkah percepatan pengungkapan perkara yang menjadi perhatian publik.

4. Mendesak Kapolri untuk memberikan supervisi dan perhatian khusus terhadap penanganan kasus melalui Bareskrim Polri guna memastikan proses hukum berjalan profesional, independen, dan transparan.

5. Mendesak Polri untuk membuka perkembangan penanganan perkara secara berkala kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Forum Juang Ononiha menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi dan audiensi dilaksanakan secara damai, tertib, dan konstitusional sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penegakan hukum di Indonesia.

FJO menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus kematian Agnes Jance Zebua dan menunggu tindak lanjut konkret dari hasil audiensi yang telah dilakukan bersama jajaran Bareskrim Polri.

“Kehadiran kami di Mabes Polri bukan semata-mata untuk menyampaikan protes, tetapi untuk memastikan suara masyarakat didengar. Kami berharap hasil audiensi ini menjadi langkah nyata menuju terungkapnya kebenaran dan tegaknya keadilan,” tutup April Julianus Daeli.

Berita Terkait

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI*
Polda Sulut Terjunkan 520 Personel Gabungan Amankan Agenda Internasional TIFF 2026 di Tomohon
Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga*
Mengejar Cita-Cita Menjadi Profesor, Dr. Fachrul Razi ditetapkan menjadi Wakil Rektor di Universitas Kartamulia*
Membangun Wartawan Berintegritas, SWI dan UMJ Satukan Langkah Strategis
Wakapolri Lantik Pengurus Pusat KBPP Polri 2026–2031, Awali Konsolidasi Organisasi Nasional*
Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet*

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:07 WIB

1.208 KPM Desa Margajaya Terima Bantuan Beras, Warga Sambut Antusias

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Diki Rohani Terpilih Pimpin Apdesi KBB 2026–2031, Bidik Penguatan Ekonomi dan Kemandirian Desa

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

PAUD Salak Manis Citatah Dapat Anggaran Revitalisasi APBN Rp356,8 Juta, Bangun RKB dan Dua Ruang Kantor

Senin, 7 September 2026 - 13:54 WIB

HUT RI ke-81 dan Milangkala Desa Gadobangkong ke-44 Meriah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 11:28 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman Hj. Pipih Supriati, SE., Dipadati Warga Desa Padalarang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Milangkala ke-159 Desa Padaasih Digelar Meriah, Hajat Bumi Jadi Wujud Syukur dan Gotong Royong

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Kemensos Disambut Gembira Warga Desa Cipeundeuy, 881 PM Terima Bantua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Pelantikan IKA PMII KBB Dorong Akselerasi Ekonomi Berbasis Umat, Perkuat Sinergi Alumni Menuju Bandung Barat Amanah

Berita Terbaru