Liputan1.netPADALARANG, BANDUNG BARAT — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan meriah di kediaman anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hj. Pipih Supriati, SE., yang berlokasi di Kampung Rancabali, Jalan Letkol G. Manulang,RT04, RW 04, Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejumlah mustami, khususnya ibu-ibu dari wilayah Desa Padalarang, hadir untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus menyimak tausiah keagamaan.
Sejak acara dimulai, halaman kediaman Hj. Pipih Supriati tampak dipadati warga. Kehadiran masyarakat dari berbagai lingkungan di Desa Padalarang menunjukkan tingginya semangat warga dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh KH. Ahmad Salimul Apip. Ceramah keagamaan menjadi salah satu rangkaian utama acara dengan pesan-pesan tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan Hj. Pipih Supriati, SE., tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, warga dan lingkungan sekitar.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memenuhi lokasi acara hingga suasana berlangsung semarak namun tetap penuh kekhidmatan. Kehadiran para ibu-ibu sebagai mustami juga menjadi bagian penting dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan tersebut.
Sebagai penyelenggara, Hj. Pipih Supriati, SE., turut mendorong agar peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum positif untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta membangun kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Desa Padalarang.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Warga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena selain meningkatkan nilai-nilai keagamaan, juga mampu memperkuat silaturahmi dan persatuan masyarakat.”yun wah”














































