Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!

LIPUTAN 1

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:26 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Masalah Obat obatan terlarang di Indonesia jangan hanya rakyat yang dijadikan sobyek obyek pengkonsumsi Narkoba tetapi perlu juga dilingkungan Kementerian Badan lembaga negara di lingkungan kantor gubernur bupati Walikota kecamatan desa kelurahan sangat perlu sekali secara rutin dilakukan kegiatan tes urine oleh kalangan yang berwenang BNN Pusat BNK Provinsi Kota Kab dengan bersinerginya TNI POLRI dalam kegiatan pencegahan berbagai kasus narkoba yang juga menjadi prioritas memberhasihkan pengkonsumsi pengguna narkoba dari kalangan APH ASN diberbagai link tentunya “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen sekitar narkoba yang mewabah keberbagai link akhir akhir ini di Indonesia dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka(POM) dibilangan Cijantung Jakarta 9/10/2026, via telpon selulernya

Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bisa Maju Bila Sering Dadakan Tes Urine Narkotika (STOP DRUGS) dan ini sangat wajib. Prof DR Sutan Nasomal meminta Presiden RI Perintahkan BNN Polri TNI setiap saat dadakan Tes Urine Narkoba di semua kantor Pemerintah serta DPR RI, DPRD, DPD sebulan dua kali. Kemudian Semua Sekolah dan Universitas. Menurut Prof DR Sutan Nasomal sesuai aduan masyarakat bahwa setiap kejahatan saat ini karena narkoba telah mengakar.

Prof DR Sutan Nasomal SH, MH meminta Presiden RI Perang melawan Narkoba dengan semua kekuatan di instrumen di negara Indonesia. Masuknya narkoba baik di Ibu Kota serta semua Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kota adalah dari dorongan kepentingan oknum jaringan besar atau kuat yang tidak tersentuh jerat hukum. Seret semua oknum yang terlibat Narkoba di dalam kursi Pemerintah agar tidak ada lagi memiliki jabatan apapun.
Semua pejabat tinggi Mapolda Mapolres Mapolsek Kejari Kejati harus membuat pernyataan Bersih Narkoba di wilayah kerjanya. Bila dalam waktu 6 bulan masih ada Narkoba beredar merusak generasi anak bangsa maka wajib para pejabat tersebut di pecat dengan tidak hormat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada maaf bagi Oknum yang memainkan narkoba untuk menghancurkan generasi Indonesia. Presiden RI harus hukum mati bila oknum penegak hukum terlibat penyedia narkoba atau ikut bussines Diseluruh Indonesia.

Libatkan semua satgas anti narkoba bersama BNN untuk sapu bersih jaringan pengedaran Narkoba.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH melihat Indonesia menjadi pasar besar Narkoba yang makin kuat di serbu dari dalam dan luar Negri.
Bila tahun 2027 masih ada kasus Narkoba yang menghancurkan generasi bangsa. Kasih hadiyah 10 milyar untuk semua masyarakat yang bisa menangkap bos besar narkoba hidup hidup.

Prof DR Sutan Nasomal menilai banyak oknum yang menyelamatkan Bos Narkoba dari pada menangkapnya selama 26 tahun ini. Mungkin karena di duga saweran uang besar sehingga banyak oknum yang melindungi para bos besar narkoba.

Dengan adanya BNN yang bisa melaksanakan dadakan tes narkotika di semua badan pemerintahan akan menyelamatkan Indonesia dari para oknum yang memperkaya diri dari jaringan Narkotika.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Antoni Silaban: Kekompakan Warga Silaban Adalah Modal Utama Membangun Generasi Unggul
Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006
Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Rakerwil I PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Resmi Digelar, Siap Bersinergi untuk Jakarta dan Indonesia
DVI POLRI BERHASIL IDENTIFIKASI 9 KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8, SELURUHNYA TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA*
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
Kapolri: Keberhasilan Polri Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Kepercayaan Masyarakat*

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Krisis Ekologis Meluas di Aceh Tenggara, Penambangan Galian C Diduga Perparah Bencana Jebolnya Tanggul Kali Alas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Dugaan Pungutan Pilkades Aceh Tenggara Menguat, 254 Bakal Calon Terancam Terbebani Biaya Tinggi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Panitia Musda X Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Persiapan Teknikal dan Substansi demi Sukseskan Agenda Konsolidasi Partai pada 8 Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 20:48 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WIB

Sejumlah Kalangan Mendesak Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Setoran Fee Proyek Revitalisasi Sekolah SDN-SMP Negeri 2026 di Aceh Tenggara

Selasa, 22 September 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 23:32 WIB

Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Berita Terbaru