Ramadan 1447 H, Satlantas Polresta Pati Gembleng Bocah Lewat Pesantren Kilat dan Edukasi Tertib Lalu Lintas

LIPUTAN 1

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:42 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI I Gebrakan berbeda dilakukan Satlantas Polresta Pati di bulan suci ramadan 1447 Hijriah. Tak hanya fokus pada penertiban dan pengamanan arus kendaraan, jajaran lalu lintas ini justru menggelar pesantren kilat khusus bagi anak-anak usia 4 hingga 8 tahun, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB tersebut diikuti puluhan anak, baik dari masyarakat umum maupun putra-putri anggota Satlantas.

Suasana Satlantas Polresta Pati pun berubah menjadi lebih religius, dan penuh keceriaan anak-anak yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Abdul Juwen Al Hafidz sebagai pembimbing utama.

Sejumlah perwira dan anggota Satlantas yang memiliki latar belakang ilmu agama turut mendampingi, sekaligus memberikan edukasi tentang Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas).

Kapolresta Pati, Kombes Pol. Jaka Wahyudi melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter di bulan ramadan.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai agama sejak usia dini, sekaligus mengenalkan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Pendidikan karakter harus dimulai dari anak-anak,” ujar Kompol Riki Fahmi Mubarok kepada wartawan

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajarkan praktik wudhu yang benar, latihan salat berjamaah, membaca Al-Qur’an

Hingga mendengarkan ceramah agama yang dikemas dengan bahasa sederhana, dan mudah dipahami.

Menariknya, materi ceramah juga dikolaborasikan dengan edukasi keselamatan berlalu lintas, seperti pentingnya memakai helm, menyeberang di zebra cross, serta tidak bermain di badan jalan.

Metode penyampaian dibuat interaktif agar anak-anak tidak merasa bosan. Para anggota Satlantas juga menyisipkan simulasi ringan tentang rambu-rambu lalu lintas menggunakan alat peraga bergambar.

Anak-anak tampak bersemangat saat diminta menyebutkan warna lampu lalu lintas, dan artinya.

Menurut Kompol Riki, pendekatan edukatif seperti ini penting untuk membangun kesadaran sejak dini.

Ia menilai, pembentukan budaya tertib lalu lintas tidak bisa instan, melainkan harus dimulai dari pendidikan keluarga dan lingkungan.

“Kalau sejak kecil sudah paham pentingnya keselamatan, saat dewasa mereka akan menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab,” imbuh Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasat Lantas Polresta Pati

Program pesantren kilat ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Para orang tua yang mengantar anaknya mengaku senang dan mendukung kegiatan tersebut, karena dinilai sangat positif serta bermanfaat.

Selain memperdalam ilmu agama, anak-anak juga mendapatkan pengalaman baru, dalam mengenal sosok polisi sebagai sahabat yang peduli pada pendidikan dan pembinaan moral generasi muda.

AKP Muhari S, S.H., M.H, Wakasat Lantas didampingi KBO Satlantas Polresta Pati Ipda Muslimin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap ramadan, bahkan dikembangkan dalam bentuk program pembinaan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi nilai spiritual dan disiplin berlalu lintas, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga tertib dan beretika di jalan raya.

Ramadan kali ini pun menjadi bukti bahwa edukasi keselamatan bisa dimulai dari ruang-ruang sederhana, bahkan dari sajadah dan lantunan ayat suci”, tutup AKP Muhari S, S.H., M.H.(red)

Berita Terkait

Ramadan Penuh Kepedulian, Polres Cimahi Ringankan Beban Warga Lewat Gerakan Pangan Murah
DPD IWO-I KBB Ajak DPRD Perkuat Kemitraan dengan Media: Transparansi Informasi Harus Dirasakan Masyarakat, Bukan Sekadar Janji
Koperasi Merah Putih di Cimahi Ditargetkan Mandiri Tanpa Modal Pemerintah Pusat
Cimahi, Kota Kecil dengan Kepemimpinan yang Terorganisir dan Berkinerja Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:06 WIB

Desa Ciptagumati Raih Juara III Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Barat

Rabu, 16 September 2026 - 13:01 WIB

MBG di SMP Negeri 3 Ngamprah Disambut Antusias, 1.278 Siswa Jadi Penerima

Sabtu, 12 September 2026 - 22:03 WIB

Puncak HUT RI ke-81 di Guha Mulya Meriah, Sopian M.H Deklarasikan Niat Maju sebagai Balon Kepala Desa Nyalindung

Jumat, 11 September 2026 - 14:42 WIB

Bantuan Beras Kemensos Disalurkan, 598 KPM Desa Sukatani Terima 3 Karung untuk Tiga Bulan

Jumat, 11 September 2026 - 10:07 WIB

1.208 KPM Desa Margajaya Terima Bantuan Beras, Warga Sambut Antusias

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Diki Rohani Terpilih Pimpin Apdesi KBB 2026–2031, Bidik Penguatan Ekonomi dan Kemandirian Desa

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

PAUD Salak Manis Citatah Dapat Anggaran Revitalisasi APBN Rp356,8 Juta, Bangun RKB dan Dua Ruang Kantor

Senin, 7 September 2026 - 13:54 WIB

HUT RI ke-81 dan Milangkala Desa Gadobangkong ke-44 Meriah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Pesta Rakyat

Berita Terbaru