Transit Monitoring dan Pencegahan Human Trafficking Melalui Jalur Bandara Diperkuat di Sulawesi Utara

RUSDIANTO TIOKI

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:19 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, 27 Januari 2026 –Bandara Sam Ratulangi Manado kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai pintu keluar-masuk penumpang, melainkan menjadi titik strategis dalam upaya memutus mata rantai tindak pidana perdagangan orang (human trafficking). Di Sulawesi Utara, penguatan peran aparat kepolisian yang didukung jejaring masyarakat dinilai krusial untuk mencegah calon korban diberangkatkan oleh jaringan perekrut ilegal.

Pandangan tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan bincang-bincang antara Direktur Eksekutif Yayasan Kasih Yang Utama (YKYU) sekaligus Sekretaris Jaringan Nasional Anti Perdagangan Orang (JARNAS APO), Winda Winowotan, Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Manado IPTU Masry, S.Sos, serta penggerak Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Antonius Sangkay, pada Senin (26/1/2026).

Diskusi tersebut menyoroti tingginya kerentanan Bandara Sam Ratulangi Manado sebagai jalur transit calon korban perdagangan orang, terutama yang direkrut melalui modus penempatan kerja nonprosedural. Penguatan pengawasan pergerakan penumpang, deteksi dini, serta optimalisasi mekanisme transit monitoring disebut sebagai langkah penting untuk menghentikan praktik tersebut sejak tahap awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Manado, IPTU Masry, S.Sos, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 Polsek Bandara, bersama Tim Transit Monitoring YKYU dan didukung oleh jaringan masyarakat, telah melakukan sejumlah tindakan pencegahan terhadap penumpang yang terindikasi kuat terlibat dalam skema perdagangan orang. Upaya tersebut dilakukan dengan pendekatan perlindungan dan kemanusiaan demi memastikan keselamatan calon korban.

Winda Winowotan mengapresiasi komitmen Polsek Bandara Sam Ratulangi yang dinilainya konsisten menempatkan isu kemanusiaan sebagai prioritas. Menurutnya, kehadiran aparat yang sigap di simpul transportasi strategis seperti bandara mampu menjadi penghalang utama bagi jaringan perekrut yang selama ini memanfaatkan celah pengawasan.

Selain peran aparat, Winda juga menekankan pentingnya gerakan berbasis masyarakat. Program Gerakan 1.000 Jaringan Lawan TPPO yang digagas oleh Antonius Sangkay dinilai efektif dalam membangun kesadaran publik, khususnya di wilayah pesisir dan desa-desa yang kerap menjadi sasaran perekrutan.

“Ketika masyarakat memahami risiko dan pola perdagangan orang, maka pencegahan tidak lagi bergantung pada aparat semata. Inilah bentuk perlindungan kolektif yang harus terus diperkuat,” ujar Winda.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara negara dan warga menjadi kunci utama untuk memastikan Sulawesi Utara tidak menjadi jalur empuk perdagangan orang, sekaligus melindungi generasi muda dari kejahatan lintas negara yang merampas hak dan martabat manusia.

(Tim)

Berita Terkait

Irwasda Polda Sulut Tekankan Kesamaan Pola Pikir Personel Jelang Operasi Patuh Lokon 2026
Pamer Senjata Angin di Medsos dengan Caption Menantang, 4 Pria di Ratatotok Diamankan Polres Mitra
Asah Kesiapan Darurat, Ratusan Personel Ditpolairud Polda Sulut Ikuti Latihan SAR di Bitung
Tutup Open Fishing Tournament Kapolda Cup I, Wakapolda Sulut: Pererat Sinergitas dan Promosikan Wisata Bahari
Sambangi Polda Sulut, Kakorbinmas Polri Berikan Arahan kepada jajaran Binmas
Pasca Gempa M 7.6, Polda Sulut Imbau Warga Tetap Tenang dan Jauhi Kawasan Pesisir
Wakapolda Sulut Pantau Pemeriksaan Kesehatan Rutin Tahanan di Rutan Mapolda
Pastikan Malam Takbiran Kondusif, Kapolda Sulut Bersama Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Patroli Roda Dua di Manado

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:42 WIB

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Mengaitkan AHY dengan Persoalan BGN, itu Salah Alamat dan Keliru

Senin, 8 Juni 2026 - 06:48 WIB

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:38 WIB

Intimidasi dan Ancaman Deportasi: Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal*

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:07 WIB

PPWI Sambut WPF University, Gagas Kolaborasi Strategis Pendidikan dan Peradaban

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:34 WIB

Aksi Premanisme Oknum LMPI di Kuningan Salah Total, PPWI dan GMOCT Desak Polisi Tangkap Pelaku Intimidasi Jurnalis*

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WIB

Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi

Senin, 25 Mei 2026 - 03:46 WIB

BNPT dan Densus 88 Perkuat Kolaborasi Lindungi Generasi Muda di Era Digital*

Berita Terbaru