Langsa – Pengurus Cabang Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Pidie mengirim enam atlet balap sepeda untuk mengikuti seleksi Pra PORA yang berlangsung di Langsa dan Aceh Tamiang pada 25–30 November 2025.
Seleksi ini menjadi penentu bagi para atlet untuk dapat tampil pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) Aceh Jaya 2026. Pengcab ISSI Pidie memasang target seluruh atletnya mampu menembus kualifikasi dan mengamankan tiket menuju pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Manajer tim balap sepeda Pidie, Sayed Mauladi, mengatakan para atlet akan turun dalam empat nomor berbeda, baik kategori putra maupun putri. Ia menilai persiapan tim berada dalam kondisi yang memadai, baik dari sisi stamina maupun penguasaan lintasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, para atlet telah menjalani latihan intensif menjelang keberangkatan ke lokasi seleksi dan siap menjajal karakter sirkuit di Langsa serta Aceh Tamiang.
ISSI Pidie mengandalkan enam atlet yang selama ini aktif mengikuti berbagai kejuaraan regional.
Kiano Alfharizi dijadwalkan turun pada nomor Individual Road Race Putra dan Individual Time Trial Putra. Bungsu Valentino Situmeang berlaga di nomor Individual Road Race Putra serta Tim Time Trial Putra.
Sementara, Muhammad Fakhry Al Aziz dipersiapkan untuk nomor Individual Time Trial Putra dan Tim Time Trial Putra. Di nomor downhill, Pidie menurunkan atlet muda Sayed Nabil Akram.
Untuk kategori putri, Karinia Cinta Lestari siap bersaing pada nomor Individual Road Race Putri dan Tim Time Trial Putri. Machia Ulakan Tari juga tampil pada nomor Individual Time Trial Putri dan Tim Time Trial Putri.
Kombinasi atlet putra dan putri ini diharapkan memberikan peluang maksimal bagi ISSI Pidie untuk meloloskan wakilnya di berbagai nomor perlombaan.
Sayed menyebut target lolos Pra PORA bukan hanya ambisi cabang olahraga, tetapi juga bagian dari komitmen untuk mempertahankan tradisi prestasi Pidie di ajang olahraga Aceh.
Ia menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar para atlet memiliki motivasi lebih dalam menghadapi persaingan.
Dengan dukungan tersebut, ia optimistis Pidie mampu kembali tampil kompetitif dan membawa pulang hasil positif pada seleksi kali ini.
Ia berharap kehadiran atlet Pidie di ajang Pra PORA dapat memberikan gambaran bahwa pembinaan olahraga sepeda di daerahnya berjalan konsisten. Persaingan yang dihadapi para atlet disebut cukup ketat mengingat banyak daerah mengirimkan pembalap terbaiknya.
Namun, menurutnya, semangat para atlet yang didorong oleh kerja keras dan disiplin latihan menjadi modal kuat untuk meraih hasil optimal.
ISSI Pidie menegaskan kesiapannya untuk menghadapi tantangan tersebut dan berharap enam atlet yang dikirim mampu menembus fase akhir kualifikasi menuju PORA Aceh Jaya 2026. [WAHYU]














































