Kapolres Sampang Dinilai Lalai: DPO Berkeliaran, Wartawan Dibiarkan Jadi Korban Tanpa Kepastian Hukum!

LIPUTAN 1

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 00:58 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang | Kamis, 13/11/2025. – Kasus percobaan pembunuhan berencana yang terjadi di Dusun Polai Timur, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, kembali menuai sorotan publik.

Pasalnya, meskipun perkara tersebut telah disidangkan di pengadilan, salah satu tersangka berstatus DPO bernama Daholi hingga kini masih bebas berkeliaran di wilayah setempat tanpa tersentuh hukum.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga setempat, DPO Daholi bahkan kerap terlihat di rumahnya, dan beberapa kali hadir di acara kondangan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah masyarakat juga sempat mengirimkan foto keberadaan DPO kepada pihak aparat, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian.

“Kami sudah lihat sendiri. Orang itu (Daholi) sering nongol di rumahnya, bahkan datang ke kondangan. Tapi kok bisa belum ditangkap juga?” ujar salah satu warga Bira Tengah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap kinerja aparat Polres Sampang. Publik mempertanyakan komitmen penegakan hukum yang seharusnya berlaku sama bagi setiap warga negara, tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, Kapolres Sampang AKBP Hartono saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh Pimpinan Redaksi Media Tribuncakranews.com, tidak memberikan jawaban dan terkesan menghindar dari konfirmasi.

Sikap bungkam ini menambah kuat dugaan publik bahwa ada pembiaran dalam penanganan kasus terhadap DPO yang sudah jelas identitas dan keberadaannya.

Padahal, kasus yang melibatkan tersangka Zeinuddin dan Daholi ini sebelumnya telah menyeret satu pelaku utama ke meja hijau.

Tersangka Zeinuddin ditangkap pada 18 Juni 2025 di Jalan Raya Banyuates saat hendak menuju Surabaya, sementara Daholi yang berperan aktif dalam aksi pembacokan terhadap korban Nuriman masih belum ditangkap hingga kini.

Korban Nuriman yang juga adalah seorang wartawan dan bertugas sebagai Kabiro Sampang Media Tribuncakranews.com sendiri mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis clurit, dengan luka robek di leher belakang sepanjang 10 cm dan lebar 5 cm, serta luka pada telapak tangan kanan.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam masyarakat dan media, yang menilai penegakan hukum di wilayah Polres Sampang terkesan tumpul ke atas namun tajam ke bawah.

(Tim/red/Rel)

Berita Terkait

Jolloro Pemboman di Perairan Tanakeke Diubah warnanya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 23:32 WIB

Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:43 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:56 WIB

LIRA Gayo Lues Desak Transparansi, Bantah “Kondusif” Versi Dinas Pertanian Soal Dugaan Potongan Bantuan Irigasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:11 WIB

Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:03 WIB

Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat

Berita Terbaru