{FULL DISKUSI} A-PPI Nagan Raya Bersama Tokoh Masyarakat Tadu Raya, Ini Yang di Bahas

My Redaksi

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 21:21 WIB

50338 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya|Liputan1.net — Diskusi ringan bersama elemen dan tokoh Masyarakat di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya Ketua Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Muhammad Adhar mengatakan pentingnya memisahkan fakta dari opini, berfikir sebab akibat bukan sebab selera, sebelum mengomentari informasi tersebut.

Sebelumnya Keuchik Chairulman menyampaikan ucapan terima kasih atas diskusi yang di bangun diharapkan dapat menjadi edukasi ditengah Masyarakat.

“Mudah mudahan apa yang Kita perbincangkan ini bisa menjadi edukasi di Masyarakat”, ucap Keuchik Gampong Gunong Sapek tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Adhar menyebutkan, berpikir kritis memungkinkan seseorang untuk tidak langsung menerima informasi begitu saja, melainkan memeriksanya terlebih dahulu siapa yang menyampaikan, apa tujuannya, dan apakah ada bukti yang mendukungnya.

“Kebingungan manusia modern bukan karena kekurangan informasi, tapi karena gagal membedakan yang nyata dari yang dibentuk”, kata Muhammad Adhar Ketua DPD A-PPI Kabupaten tersebut.

“Fakta adalah kenyataan. Opini adalah interpretasi. Logika kritis dilatih ketika kita belajar memilah antara “apa yang terjadi” dan “apa yang dikatakan tentang yang terjadi”, ujar Muhammad Adhar.

Dikatakannya, narasi sepihak, dan berita yang dibingkai untuk membentuk persepsi tertentu, kemampuan ini menjadi perisai. Tanpa berpikir kritis, seseorang mudah dimanfaatka karena apa yang tampak benar belum tentu benar, dan yang terlihat salah belum tentu salah.

“Manipulasi dan propaganda bekerja dengan memanfaatkan emosi, menyederhanakan realitas, dan mengulang pesan agar diterima sebagai kebenaran”, terangnya.

Ia mengatakan, di sinilah berpikir kritis menjadi ancaman bagi mereka karena kemampu menganalisis akan bertanya, menggugat, dan akhirnya bebas dari kendali informasi palsu.

Berpikir kritis bukan sekadar teknik intelektual, tetapi tindakan pembebasan, sehingga membentuk pemikiran tidak sekadar asal ikut arus atau sekedar Asal Bapak Senang (ABS) akan tetapi mampu menentukan sikap berdasarkan pemahaman yang sadar.

“Berpikir kritis adalah fondasi bagi demokrasi, dialog, dan kebenaran yang terus dicari bukan diterima begitu saja”, jelasnya.

Muhammad Adhar menambahkan berpikir sebab-akibat, bukan sebab-selera pasalnya, logika menghubungkan titik-titik kebenaran, sedangkan hawa nafsu hanya menarik garis menuju keinginan pribadi.

“Analisis kritis membutuh hubungan sebab-akibat yang jelas. Banyak orang menyimpulkan sesuatu hanya karena ingin terdengar benar tampa berpijak pada realita yang ada” , sebutnya.(Desta)

Berita Terkait

Membangun Wartawan Berintegritas, SWI dan UMJ Satukan Langkah Strategis
Disdikbud Subang Gelar Uji Kompetensi Guru, Perkuat Profesionalisme Pendidik Menuju Pendidikan Berkualitas
Anggota DPD RI Asal Sulteng Berinisial RA Ditetapkan Sebagai Tersangka, Berpotensi di PAW
SWI Sambut Positif Arahan Dewan Pers, Siap Tingkatkan Standar Keanggotaan Wartawan
Membangun Pendidikan Berkualitas, Jambore GTK Subang Hadirkan Ruang Kolaborasi dan Inovasi
Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban*
Dari Sawah untuk Negeri, Kepemimpinan Humanis Kapolsek Cicalengka Dorong Panen Melimpah di Empat Desa

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Pemerintah Kabupaten Karo dan DPRD Kabupaten Karo Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:51 WIB

 Fun Run Festival Bunga dan Buah Tahun 2026,Resmi di Buka Bupati Dan Wakil Bupati Karo 

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:37 WIB

Menteri Koperasi RI Buka Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Kabupaten Karo.

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:31 WIB

Bupati Karo Ajak Mitra Internasional dan Dunia Usaha Berkolaborasi Membangun Karo.

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:04 WIB

Pemkab Karo Ajak Masyarakat Jaga Etika Digital dan Rawat Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 22:34 WIB

Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026.

Senin, 27 Juli 2026 - 22:24 WIB

Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:45 WIB

Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun, Di Desa Persadanta Dusun Rumah Rih dan Desa Bunuraya

Berita Terbaru