Widya Washinton Filmkan Kopi Lampung Ke Manca Negara

My Redaksi

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025 - 13:54 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Liputan1.net — Artis Sinetron Widya Washinton, seorang wanita berbakat yang memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia akting, kembali menunjukkan kiprahnya di industri film. Pernah meraih penghargaan sebagai Putri Lampung, kini ia terjun sebagai produser film pendek yang mengangkat kearifan lokal daerah kelahirannya. Dalam waktu dekat akan memproduksi Film berjudul “Kopi Manis Ibuku”, yang tengah dipersiapkan untuk mengikuti berbagai festival film, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Widya dikenal telah bermain di beberapa sinetron produksi MKF dan juga film pendek produksi Smaradana seperti “Angin di Bulan Agustus”, Cingcowong, dan lain sebagainya. Pengalamannya dalam dunia seni peran semakin memperkaya wawasannya dalam proses produksi film.

‘Kopi Manis Ibuku’ mengisahkan perjalanan seorang janda yang harus berjuang membesarkan kedua anaknya setelah kepergian suaminya, seorang pengusaha kebun kopi yang dihormati di daerahnya. Sang anak laki-laki berhasil lolos seleksi masuk TNI dengan nilai yang membanggakan. Sementara adik perempuannya adalah siswa berprestasi yang juga memiliki keahlian meracik kopi, ilmu yang ia pelajari dari sang ibu. Mereka bersama-sama membuka warung kopi sederhana yang bukan sekadar tempat usaha, tetapi juga menjadi ruang diskusi masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisah semakin menarik dengan kehadiran seorang pegiat lingkungan asal Jerman yang memiliki ketertarikan terhadap kopi Lampung serta budaya lokal. Interaksi antara karakter ini menghadirkan dinamika yang kaya, mengangkat isu lingkungan, kearifan lokal, dan filosofi kehidupan di balik secangkir kopi.

Widya Washinton menyampaikan bahwa film ini bukan hanya sekadar karya sinematik, tetapi juga sebuah upaya untuk mengenalkan kopi Lampung serta budaya lokal ke kancah internasional. “Kopi bukan hanya minuman, tapi juga sejarah, perjuangan, dan identitas sebuah daerah. Saya ingin memperlihatkan bagaimana kopi bisa menyatukan keluarga, membangun mimpi, sekaligus menjadi jembatan bagi dialog budaya,” ujar Widya

Sebagai produser, Widya Washinton bekerja sama dengan sineas muda berbakat serta tim produksi yang berpengalaman di industri film di lampung dan jakarta. Selain itu, film ini juga melibatkan berbagai komunitas pencinta kopi dan pemerhati lingkungan untuk memberikan kedalaman cerita yang autentik.

Film pendek ‘Kopi Manis Ibuku’ direncanakan akan di ikutkan di beberapa festival film nasional dan internasional pada tahun 2025. Harapannya, film ini dapat menjadi representasi budaya Lampung dan Kopi Lampung yang membanggakan di panggung dunia melalui Film.

Dengan latar belakangnya sebagai aktris dan produser, Widya Washinton berharap film ini dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru tentang pentingnya menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia juga berharap ‘Kopi Manis Ibuku’ dapat menjadi pembuka jalan bagi lebih banyak film bertema lokal untuk bersaing di kancah global.

Dengan semangat dan dedikasinya, Widya Washinton kembali membuktikan bahwa seni peran dan produksi film bukan sekadar profesi, melainkan juga sebuah panggilan untuk melestarikan budaya, mengangkat hasil Kopi Lampung dan mengabungkan cerita film di kemas dengan mengangkat kopi lampung melalui media film

Berita Terkait

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah
Antoni Silaban: Kekompakan Warga Silaban Adalah Modal Utama Membangun Generasi Unggul
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan BNN Polri TNI Bersatu Brantas Narkoba. Indonesia Harus Bebas Narkotika, Lembaga Intitusi Harus Bersih !!!
Ahli Waris Bong Kon HO Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan RUPS Sejak 2006
Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Birokrasi Bersih Dengan Whistleblowing System, Menjadi Komitmen Pemkab Karo.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:15 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:21 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru