FORMASU JAKARTA Gruduk KPK Panggil dan Periksa Buoatu Labura

LIPUTAN 1

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:19 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jum’at 21 maret 2024  |  Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus menjadi berbincangan mahasiswa dan pemuda baik di Sumatera Utara juga mahasiswa dan pemuda sumatera utara yang ada di jakarta terkait proyek peningkatan jalan senilai Rp102 miliar

Dugaan korupsi yang di duga melibatkan Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus viral di berbagai media sosial setelah ada yang melaporkan Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus ke Komisi Pemberantasan Korupsi di jakarta atas dugaan kasus suap jual beli jabatan, fee proyek dan pengesahan peraturan bupati

Pembangunan Labuhanbatu utara salah satu kabupaten yang menjadi pusat perhatian bagi kami yang ada di sumut diketahui Labura pernah di kunjungi bapak Presiden ke 7 Jokowi Dodo yang berada di Jalan Teluk Binjai – Tanjung Ledong Labura dan mendapat kucuran dana senilai 19 Miliar Rupiah. Pembangunan peningkatan jalan Teluk Binjai-Tajung Leidong, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) itu diduga dikorupsi, Sebab, menurut kajian kami pengerjaan ini menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut.Di mana, peningkatan jalan ini dianggarkan oleh Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Labura senilai Rp 19 miliar lebih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami Mendesak KPK RI Panggil dan Periksa Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus Terkait Dugaan Korupsi Di Labura ujar ketua Umum Formasu Anwar Siregar

Anwar siregar dalam orasinya kami kami Meminta KPR RI Periksa dan Tahan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus Terkait Proyek Peningkatan jalan 102 Miliar

Mendesak Ketua KPK RI Usut Tuntas Adanya Laporan Dari Masyarakat Dugaan Korupsi yang melibatkan Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus terkait laporan Dugaan Fee Proyek, Dugaan Jual Beli Jabatan, Dugaan pengesahan praturan Bupati (RED)

Berita Terkait

Kami Apresiasi Langkah Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut Pembebasan Bersyarat
Prof Dr Sutan Nasomal Penghasilan Pajak Pemerintah Mendapatkan Ribuan Trilyun Ditengah Kemiskinan Rakyat Yang Semakin Parah
Prof Dr Sutan Nasomal Berharap Kapolri Jenderal Suyudi Bebersih Kasus Menumpuk Di Jajaran Mapolda Mapolres Di Indonesia!!!
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Jerry Massie Soroti Kontroversi Pernyataan Jokowi, Mulai Esemka, Impor, Politik Keluarga hingga Polemik Ijazah
Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya
DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Krisis Ekologis Meluas di Aceh Tenggara, Penambangan Galian C Diduga Perparah Bencana Jebolnya Tanggul Kali Alas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Panitia Musda X Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Persiapan Teknikal dan Substansi demi Sukseskan Agenda Konsolidasi Partai pada 8 Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 20:48 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WIB

Sejumlah Kalangan Mendesak Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Setoran Fee Proyek Revitalisasi Sekolah SDN-SMP Negeri 2026 di Aceh Tenggara

Selasa, 22 September 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 23:32 WIB

Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:43 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Berita Terbaru