Dari Munas ke Medali: Menpora Dito Pacu Akuatik Indonesia Sukses di Olympic 2028

Kabiro

- Redaksi

Sabtu, 15 Maret 2025 - 02:48 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: 15 Maret 2025 || Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia 2025 di Hotel JS Luwansa Jakarta, Sabtu (15/3) pagi. Munas ini bertema “Meningkatkan Prestasi Atlet Menuju Youth Olympic 2026 dan Olympic 2028”.

 

“Dengan ini saya resmi membuka Musyawarah Nasional PB Akuatik Indonesia 2025,” tutur Menpora dilanjutkan memukul gong tanda dimulainya Munas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Menpora Dito menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada kepengurusan PB Akuatik Indonesia periode 2020-2024 di bahwa kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Anindya Bakrie. Pasalnya pada periode ini, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) yang kini berubah nama menjadi Akuatik Indonesia telah berkontribusi besar dalam perkembangan olahraga akuatik Tanah Air.

 

Apalagi Ketum Akuatik Indonesia Anindya Bakrie dalam kiprahnya sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia sukses membawa pulang dua medali emas dan satu perunggu di ajang Olimpiade Paris 2024 silam.

 

“Saya juga mengapresiasi untuk tema yang diambil hari ini adalah Youth Olympic 2026 dan juga Olimpiade 2028. Karena memang sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, target utama adalah Asian Games dan juga Olimpiade,” tutur Menpora.

 

“Jadi tema ini sudah tepat dan tahun ini kebetulan juga ada Asian Youth Games di Bahrain pada bulan Oktober. Ini juga memerlukan seleksi,” sambung Menpora Dito.

 

Karenanya pada kepengurusan baru PB Akuatik Indonesia nanti, Menpora berharap bisa meloloskan minimal dua atlet ke dalam Olimpiade 2028 melalui jalur seleksi, bukan wild card. Sementara pencapaian Youth Olympic terakhir Indonesia dengan empat atlet meliputi dua atlet seleksi dan dua atlet wild card, diharapkan bisa bertambah dalam edisi 2026 mendatang.

 

“Bagaimana ke depan, program-program Akuatik Indonesia juga sesuai tagline-nya menuju Olimpiade, jadi harus benar-benar terukur dan efektif efisien. Karena kita ditarget bagaimana bisa menambah jumlah atlet dan medali di Olimpiade 2028,” tegas Menpora.

 

Adapun dalam pembukaan Munas ini diberikan penghargaan Akuatik Award kepada para pelaku olahraga akuatik berprestasi. Menpora Dito turut didaulat memberikan penghargaan kepada pelatih loncat indah Indonesia Harli Ramayani yang mendapat lifetime achievement award.

 

Diketahui, Munas Akuatik Indonesia yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 30 pengurus provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia. Dengan salah satu agendanya yaitu memilih ketua umum PB Akuatik Indonesia periode 2025-2029.

 

Hadir dalam pembukaan Munas di antaranya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tubagus Ade Lukman Djajadikusuma, Ketum National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari, dan Ketum PB Akuatik Indonesia Anindya Bakrie.**

Berita Terkait

Menabung Sekaligus Berlari, bank bjb Siapkan Tiket Semarang Mountain Race bagi Nasabah
Dari Ring ke Prestasi: XTC Academy Jateng Borong Kemenangan di Tinju Profesional KTI–JATIM
Laga Indonesia vs Bahrain di GBK, Menpora Dito Ajak Suporter Tunjukkan Sportivitas dan Ketertiban
Bersama Raffi Ahmad dan Gilang Juragan 99, Menpora Dito Lepas Mudik Gratis MS Glow
Buka Puasa Menpora Dito Jadi Ajang Doa Bersama dan Penguatan Komitmen Menuju Piala Dunia
Dukungan Pemerintah Terhadap Baznas Menguat, Menpora Dito Ikut Dampingi Presiden di Istana
Pelantikan PP AMMDI dan Pelatihan Nasional Siap Digelar, Menpora Dijadwalkan Jadi Keynote Speaker
Dukungan Penuh Kemenpora! Merdeka Marathon 2025 Siap Jadi Magnet Baru Industri Olahraga Nasional

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:32 WIB

Alat Tambang Rakyat Dibakar di Geumpang, Publik Menagih Jawaban: Siapa yang Mengawasi Pemodal dan Pemain Besar?

Selasa, 22 September 2026 - 02:45 WIB

PETI Geumpang Kembali Memanas: Warga Lokal Ditertibkan, Dugaan Keterlibatan Pemodal Cina Justru Menjadi Pertanyaan Besar

Selasa, 22 September 2026 - 00:19 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:48 WIB

133 Alat Berat Disebut Keluar-Masuk Geumpang, Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas Ilegal Kian Disorot

Minggu, 20 September 2026 - 02:39 WIB

Tambang Ilegal di Aceh Kembali Dibahas, Warganet Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Dugaan Permainan di Baliknya

Minggu, 20 September 2026 - 00:02 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Geumpang Dipersoalkan, Wakil Bupati Ikut Disinggung Warganet di Tengah Desakan Bongkar Jaringan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:48 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Geumpang Disorot Tajam, Pemerintah Didesak Ungkap Siapa di Balik Rantai Operasinya

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:54 WIB

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Berita Terbaru