Menpora Dito: Pencak Silat Warisan Indonesia untuk Ketahanan dan Perdamaian Dunia

Kabiro

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 03:03 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York: Ajang inisiatif olahraga global “Securing the Legacy: Debriefing from Paris 2024 for Future Major Sporting Events Marking” di Markas Besar Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Rabu (5/3) pagi waktu setempat dimanfaatkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo untuk makin memperkenalkan olahraga pencak silat di kancah dunia.

Dalam sambutannya di depan para delegasi negara-negara dunia, Menpora menjelaskan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya terbesar Indonesia. Olahraga ini lebih dari sekadar seni bela diri, melainkan juga merupakan sebuah filosofi serta sebagai alat penangkal radikalisme, yang merupakan perwujudan disiplin, rasa hormat, dan ketahanan.

“Diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, Pencak Silat mengajarkan para praktisinya untuk tidak hanya membela, tetapi juga melindungi. Tidak hanya berperang, tetapi juga menjaga perdamaian,” jelas Menpora Dito pada pertemuan yang digelar Program Olahraga Global Kantor Penanggulangan Terorisme PBB atau United Nations Office of Counter-Terrorism (UNOCT) Global Sports Programme berkolaborasi Misi Tetap Prancis untuk PBB ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, lanjut Menpora, Indonesia memandang pencak silat sebagai simbol global untuk ketahanan. Itulah mengapa Indonesia mengupayakan supaya pencak silat makin dikenal, salah satunya dengan dimasukkannya cabang olahraga ini ke dalam Olimpiade.

Sejalan dengan semangat pencak silat itulah, Menpora Dito menyatakan Indonesia meyakini olahraga mencerminkan prinsip ketahanan keamanan. Olahraga dapat menjadi alat untuk membangun bangsa dan keterikatan sosial, sebuah alat untuk diplomasi halus dan resolusi konflik.

“Olahraga bisa digunakan untuk merehabilitasi masyarakat dalam situasi pascakonflik. Yang tak kalah penting, olahraga juga dapat mencerminkan kesiapan dan ketahanan keamanan suatu bangsa,” terang Menpora.

Menpora Dito menyatakan, pelajaran dari Olimpiade Paris 2024 mengingatkan bahwa menyelenggarakan ajang olahraga besar membutuhkan infrastruktur keamanan yang tangguh dan kemampuan tanggap krisis untuk menjawab ancaman keamanan yang terus berkembang.

“Kita harus tetap menjadi yang terdepan dengan kerangka kerja keamanan yang inovatif, kolaborasi intelijen lintas batas, dan kemitraan global yang diperkuat. Keberhasilan Prancis menyelenggarakan Olimpiade 2024 menunjukkan kapasitasnya dalam mendeteksi ancaman sejak dini dan secara efektif mengelola tantangan keamanan yang kompleks,” papar Menpora.

Dalam hal ini, Indonesia mendukung penuh Program Olahraga Global UNOCT. Menpora Dito menegaskan Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dalam memanfaatkan olahraga tradisional dan modern seperti pencak silat untuk meningkatkan ketahanan dan pemberdayaan pemuda.

Indonesia juga berkomitmen memperkuat kemitraan publik-swasta untuk memastikan fasilitas-fasilitas dan ajang-ajang besar olahraga memenuhi standar keselamatan tertinggi. Pun begitu, Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama internasional dalam keamanan olahraga, bekerja lebih dekat dengan para pemangku kepentingan internasional.

“Kami bangga telah ikut menyelenggarakan seminar tingkat tinggi dengan UNOCT di Bali pada Oktober silam, di mana lebih dari 200 pemangku kepentingan dari lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan federasi olahraga internasional berkumpul untuk mengembangkan rencana aksi konkret demi keamanan olahraga dan melawan ekstremisme kekerasan melalui olahraga,” tutur Menpora.

Sebagai seseorang yang tertarik dengan dunia olahraga, Menpora Dito mengaku telah melihat secara langsung bagaimana olahraga bisa menginspirasi kaum muda untuk bermimpi lebih besar dan bekerja lebih keras. Karena itu, merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan mimpi-mimpi tersebut tidak dibayang-bayangi oleh ancaman kekerasan.

“Kita harus terus menumbuhkan olahraga sebagai mercusuar perdamaian dan ketahanan. Indonesia berkomitmen untuk mendorong kolaborasi yang bermakna di bidang ini. Kami percaya melalui upaya bersama, warisan olahraga akan tetap menjadi warisan perdamaian, persatuan, dan keamanan untuk semua,” pungkas Menpora.

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Siswa, Rental Mobil Syahbudin Padang Turunkan 20 Armada di Sekolah Rakyat Subulussalam
Kontingen LP3KD Kabupaten Karo,38 orang, Siap Berlaga di Pesparani Sumut di Pematangsiantar
Pemkab Karo Realisasikan Perbaikan Jalan Desa Kutabuluh – Kutamale.
Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka, Dihadiri Bupati Karo.
Birokrasi Bersih Dengan Whistleblowing System, Menjadi Komitmen Pemkab Karo.
PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti
Technology in Gambling How It's Changing Our Games

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Cómo gestionar tu bankroll al jugar en Pin-Up fútbol Bolivia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:24 WIB

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Cómo acceder a Chicken Road en tu móvil: descarga y juega en Upgaming sin

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Begin je avontuur bij Evospin Casino NL: tips voor nieuwe spelers

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Como acessar o Afun Brasil: dicas rápidas para novos usuários

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Posuslot Casino: temukan permainan live casino terbaik dengan akses mudah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Por que o bet10 Brasil é a escolha certa para suas apostas em 2026:

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Apostando com a LV BET: dicas para brasileiros aproveitarem o site

Berita Terbaru

public

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Okt 2026 - 00:24 WIB