Warga Pancur Batu Mengaku Dianiaya Oknum Personil Polres Samosir Sewaktu Niat Menjemput Istrinya

LIPUTAN 1

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 22:24 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pancur Batu | Hiskia Sitepu warga Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang mendatangi rumah wartawan dan mengaku bahwa dirinya dianiaya oleh oknum Polisi diduga berpangkat Aipda berinisial Mar alis Rub yang bertugas di Polres Samosir pada beberapa waktu yang lalu.

Kejadian tersebut bermula saat Hiskia tidak lagi mendapati istrinya dirumahnya ditambah lagi dirinya mendapatkan kabar bahwa surat rumahnya sudah digadaikan kepada seorang istri dari oknum Polisi yang dulunya pernah bertugas di Polsek Pancur Batu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapatkan informasi tersebut, Hiskia pun mencari tau keberadaan isrti dan anak anaknya melalui teman temannya, ia pun akhrinya mendapatkan kabar bahwa istrinya bersama anak anak nya berada di Pulau Samosir.

Dengan berbekal ongkos pas pasan dan nekat, Hiskia pun menaiki angkutan umum menuju Pulau Samosir kedatangannya tak lain ingin membawa pulang istri dan anak anaknya. Namun setelah tiba ditempat tujuan, Hiskia malah mendapati istri dan anak anaknya yang masi dibawa umur diduga dipekerjakan di sebuah rumah makan yang ia datangi di Pulau Samosir tersebut.

Melihat hal tesebut Hiskia pun lantas ingin membawa anak nya kembali ke rumahnya di Desa Namorih, namun saat itu istri Hiskia tidak setuju akan hal tersebut dan malahan bekakangan Hiskia mengaku dianiaya oleh oknum Polisi yang diduga mempekerjakan istrinya tersebut.

Tak hanya itu, Hiskia juga mengaku sempat disuruh masuk kerumah kosong diduga untuk dianiaya oleh pria suruhan oknum Polisi tersebut. Namun saat itu Hiskia mengaku tidak masuk kerumah kosong tersebut dikarenakan sudah melihat sejumlah pria berbadan tegap yang sudah mengepal ngepal tangannya di hadapan Hiskia pada waktu itu.

“Saya lupa itu tanggal berapa kejadiannya, namun saat itu kerah baju saya di tarik tangannya dan ada goresan di dada saya, saat itu semapat saya mendatangi Polres Samosir namun laporan saya ditolak, saat itu ada pria pangkatnya tiga emas di pundah yang menyuruh saya pulang, saya pun akhirnya pulang, saya kesal kenapa oknum Polisi itu sepertinya tidak suka saya datang membawa istri dan anak anak saya, anak saya masi dibawah umur dipekerjakan disitu, saya Tanya kepada anak saya sendiri dia dipekerjakan di situ,” ungkapnya, pada Senin 3 Februari 2025

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hariman saat di konfirmasi pada Selasa 4 Februari 2025 siang mengenai dugaan penganiayaan tersebut mengatakan agar permasalahan tersebut dilaporkan

“Silahkan dilaporkan ke SPKT olres dan Kasat Reskrim untuk progres penanganan perkara tersebut,” ungkapnya

 

Berita Terkait

Persoalan Lahan di Kutalimbaru Kian Rumit, Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Lingkungan oleh PT Serdang Hulu
Jual Anak Kandung Tukar Narkoba, Seorang Ayah di Deli Serdang Diamankan Ketua Pemuda Pancasila Desa Tanjung Rejo
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan
Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Kuasa Hukum Nilai Proses Hukum Kasus Josniko Tarigan Tidak Transparan di Polsek Pancur Batu
Rayakan Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Turun Langsung Bagikan Sembako ke Warga

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Krisis Ekologis Meluas di Aceh Tenggara, Penambangan Galian C Diduga Perparah Bencana Jebolnya Tanggul Kali Alas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Dugaan Pungutan Pilkades Aceh Tenggara Menguat, 254 Bakal Calon Terancam Terbebani Biaya Tinggi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Panitia Musda X Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Persiapan Teknikal dan Substansi demi Sukseskan Agenda Konsolidasi Partai pada 8 Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 20:48 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WIB

Sejumlah Kalangan Mendesak Aparat Penegak Hukum Bongkar Dugaan Setoran Fee Proyek Revitalisasi Sekolah SDN-SMP Negeri 2026 di Aceh Tenggara

Selasa, 22 September 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 23:32 WIB

Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Berita Terbaru