Ketum PSSI Ucapkan Berterima Kasih Kepada Menpora Amali Diberikan Ruang Masuk Dalam Inpres No 3 Tahun 2019

Kabiro

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 23:01 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pesaturan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Muchammad Iriawan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, yang menginisiasi penyempurnaan Inpres No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Jakarta: Ketua Umum Pesaturan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Muchammad Iriawan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, yang menginisiasi penyempurnaan Inpres No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Terima kasih yang kedua, dengan adanya penyempurnaan atau revisi ini, PSSI diberikan ruang untuk masuk dalam Inpres. Karena bila ditelisik isi Inpres yang ada sekarang menyebutkan 15 K/L namun belum masuk PSSI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi saya sampaikan memang dalam Inpres tersebut ada 15 K/L yang terlibat untuk mendorong percepatan pembangunan sepak bola nasional, ada 12 Kementerian, Kepolisian, Gubernur, Walikota/Bupati, tetapi tidak ada satupun PSSI yang terlibat disana, dalam Inpres yang terdahulu,” kata Iwan Bule, sapaan akrabnya, usai Pembukaan FGD Penyempurnaan Inpres No 3 Tahun 2019, di Hotel Fullman, Podomoro City, Jakarta Barat, Jum’at (3/2) malam.

“Oleh sebab itu terima kasih kepada Pak Menpora yang telah menginisiasi penyempurnaan ini, kami ingin PSSI terlibat disana,” tambahnya.

Dengan FGD yang sudah digelar di Palembang, dilanjutkan di DKI Jakarta, dan direncanakan terakhir di Bali, dengan keterlibatan Asprov, klub, dan stakeholder lainnya dalam memberikan masukan, diharapkan segera dapat terwujud penyempurnaan.

“Alhamdulillah dari Kemenpora dan PSSI tentunya bergerak cepat merevisi Inpres ini, tentunya atas seizin Pak Menteri dan ke Pak Presiden nantinya. Jadi nantinya kita sebagai leading sector terlibat aktif disana,” katanya lagi.

Dalam Inpres peran Pemerintah dalam hal ini adalah membantu untuk pembangunan persebakbolaan nasional, dan PSSI perlu ruang untuk kejelasan dalam implementasi.

“Sekali lagi terima kasih Pak Menpora kami sudah diberikan space untuk bisa masuk ke dalam Inpres ini yang nantinya dengan demikian tentunya lebih sempurna lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026.
Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029.
Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun, Di Desa Persadanta Dusun Rumah Rih dan Desa Bunuraya
Bupati Karo Sambangi Warga Kecamatan Kutabuluh, 
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 ,Momentum Wujudkan Kabupaten Karo Ramah Anak
Pemkab Karo Terima Mahasiswa PKL FISIP USU Tahun 2026
Bupati Karo Temui Menteri Koperasi,Bahas Modernisasi Ekosistem Komoditas Lokal dan Pertanian Hortikultura.
Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet*

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:09 WIB

Kapolri: Polri Siap Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional Bersama FBI Hadapi Kejahatan Modern

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:21 WIB

Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:24 WIB

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:53 WIB

Diterbitkannya SK Penyempurnaan PB. MI 2026-2030, Dr. Fachrul Razi Tegaskan Legalitas di Bawah Kepemimpinan AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Fokus Prestasi Dunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:40 WIB

SWI Sambut Positif Arahan Dewan Pers, Siap Tingkatkan Standar Keanggotaan Wartawan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:59 WIB

Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:48 WIB

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Berita Terbaru