Menpora Dito Ingin Fokus Pengembangan Atlet Muda MMA di Indonesia

Kabiro

- Redaksi

Sabtu, 1 Maret 2025 - 03:12 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo hari Senin (24/2) siang menerima kunjungan Presiden Asian Mixed Martial Arts Federation (AMMAF) Davron Juraev serta perwakilan Pengurus Pusat Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Art (PP. IBCA MMA) di ruang rapat lantai 10, Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Pada pertemuan tersebut Menpora Dito menyampaikan dirinya tadi mendapatkan paparan terkait perkembangan MMA di Asia dan dunia. “Iya hari ini saya menerima Presiden Asian Mixed Martial Arts Federation (AMMAF) Davon Juraev. Beliau menyampaikan bagaimana perkembangan MMA saat ini di dunia,” kata Menpora Dito.

Menpora Dito menyampaikan bahwa AMMAF juga ingin membantu fokus pengembangan atlet MMA muda di Indonesia di usia 10 sampai 17 tahun. “Menurut saya ini sangat tepat, karena potensi olahraga bela diri di Indonesia sangat besar,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira pertemuan ini sangat produktif, bagaimana nanti ke depan AMMAF bisa membantu perkembangan atlet MMA di Indonesia, yang salah satunya bisa membantu stand up fighting dimana disitu nanti bisa mempertandingkan pencak silat. Di situ potensi atlet pencak silat kita bisa bermain di MMA,” ujar Menpora Dito

Sementara Presiden AMMAF Davon Juraev menilai bahwa potensi MMA di Indonesia cukup besar, oleh karena itu ia sangat ingin MMA di Indonesia semakin maju dan diminati masyarakat.

“Yang membawa saya ke sini, saya melihat potensi MMA di Indonesia sangat besar, sangat memalukan jika tidak ada federasi internasional yang mewadahi, oleh karena itu AMMAF ingin membawa MMA untuk lebih profesional dengan target Olimpiade,” ujar Davon.

Turut hadir dalam pertemuan kali ini Sekretaris Jenderal PB. IBCA MMA Maraden Lumbantoruan, Ketua Bidang Event PB. IBCA MMA Patricia, Ketua Bidang Wasit PB.IBCA MMA Jo Ir, Sekretaris Jenderal AMMAF Farrukh Halimov, dan Bendahara Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) Hari Raharjo.

Sementara dari Kemenpora ikut mendampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Direktur LPDUK/Inaspro Ferry Kono, dan Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra.

Berita Terkait

Wakil Bupati Karo Undang Konsul Jenderal India ke FBB Tahun 2026.
Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong dan Pelantikan Pengurus Forsase Periode 2026–2029.
Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun, Di Desa Persadanta Dusun Rumah Rih dan Desa Bunuraya
Bupati Karo Sambangi Warga Kecamatan Kutabuluh, 
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 ,Momentum Wujudkan Kabupaten Karo Ramah Anak
Pemkab Karo Terima Mahasiswa PKL FISIP USU Tahun 2026
Bupati Karo Temui Menteri Koperasi,Bahas Modernisasi Ekosistem Komoditas Lokal dan Pertanian Hortikultura.
Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet*

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:09 WIB

Kapolri: Polri Siap Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional Bersama FBI Hadapi Kejahatan Modern

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:21 WIB

Kortastipidkor Polri Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan PT PPA–PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:24 WIB

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:53 WIB

Diterbitkannya SK Penyempurnaan PB. MI 2026-2030, Dr. Fachrul Razi Tegaskan Legalitas di Bawah Kepemimpinan AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Fokus Prestasi Dunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:40 WIB

SWI Sambut Positif Arahan Dewan Pers, Siap Tingkatkan Standar Keanggotaan Wartawan

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:59 WIB

Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:48 WIB

DR. FACHRUL RAZI: AMERIKA SUDAH MENEMUKAN POTENSI MIGAS DAN EMAS DI INDONESIA TERMASUK DI ACEH SEJAK TAHUN 1960

Berita Terbaru