Polri Bongkar Kasus Besar Peredaran Sianida Ilegal, Amankan 6.000 Drum di Surabaya dan Pasuruan

RUSDIANTO TIOKI

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 23:15 WIB

50364 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkap kasus peredaran bahan kimia berbahaya berupa sianida secara ilegal di wilayah Surabaya dan Pasuruan. Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan sekitar 6.000 drum sianida, setara dengan 20 kontainer, menjadikannya sebagai pengungkapan terbesar kasus sianida yang pernah terjadi di Indonesia.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyampaikan bahwa tersangka dalam kasus ini telah diperiksa dan resmi ditahan pada hari ini.

“Pengungkapan distribusi sianida ilegal ini merupakan bagian dari upaya Mabes Polri dalam meminimalisir praktik penambangan emas ilegal yang kerap menggunakan sianida dalam proses pemisahan emas,” ujar Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian juga tengah mendalami aspek perizinan impor bahan kimia tersebut. Sesuai regulasi yang berlaku, hanya dua BUMN, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Sarinah, yang berhak melakukan impor sianida secara legal. Jika dilakukan oleh pihak lain, penggunaannya harus untuk kepentingan sendiri dan wajib memiliki izin resmi dari Kementerian Perdagangan.

Namun, dalam kasus ini, tersangka diketahui menggunakan izin perusahaan lain yang izinnya telah habis masa berlakunya, kemudian menjual kembali sianida tersebut ke pihak lain. “ Para pembeli sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah “ imbuh Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri.

Penyidikan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat, termasuk pembeli dan distributor bahan berbahaya ini.

(**Rsds)

Berita Terkait

Aksi Sosial FAME DPW Jatim: “FAME Berbagi” Digelar di Malang, Blitar, Nganjuk, dan Bojonegoro
Hari Juang Polri 2025 Dipusatkan di Surabaya, Kapolri Pimpin Langsung Upacara
Satgas Pemberantasan Premanisme Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.198 Kasus Dalam Ops Pekat II Semeru 2025*
Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Ilegal Sianida di Surabaya dan Pasuruan, Omzet Capai Rp 59 Miliar*
Lonjakan Produksi Jagung di Wilayah Polda Jatim Dukung Program Swasembada Pangan*
Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Pagar Nusa Wilayah Jatim Gelar Silahturahmi dan Deklarasi Damai
Jennifer Aurelia Bakal Rilis Album Lagu Versi Indonesia dan Mandarin
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Cómo gestionar tu bankroll al jugar en Pin-Up fútbol Bolivia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:24 WIB

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Cómo acceder a Chicken Road en tu móvil: descarga y juega en Upgaming sin

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Begin je avontuur bij Evospin Casino NL: tips voor nieuwe spelers

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Como acessar o Afun Brasil: dicas rápidas para novos usuários

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Posuslot Casino: temukan permainan live casino terbaik dengan akses mudah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Por que o bet10 Brasil é a escolha certa para suas apostas em 2026:

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Apostando com a LV BET: dicas para brasileiros aproveitarem o site

Berita Terbaru

public

Masa oyunları: canlı dilerlə oynamağın üstünlükləri

Selasa, 27 Okt 2026 - 00:24 WIB