AKBP Hyrowo: Panen Jagung Ini Bukti Kerja Keras Petani dan Kolaborasi Semua Pihak

LIPUTAN 1

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 23:48 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gayo Lues menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dilaksanakan di Desa Cinta Maju, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Kamis, 5 Juni 2025. Kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari program Gugus Tugas Polri dalam mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025 dan digelar secara nasional melalui jaringan video conference yang terhubung langsung dari pusat kegiatan nasional di Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, S.E., M.AP., mewakili Bupati Gayo Lues, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo, Perwakilan Kejaksaan Negeri Gayo Lues Pasi Intel Henri, S.H., Kepala Dinas Pertanian Juanda, S.H., M.H., serta perwakilan dari sejumlah SKPK Kabupaten Gayo Lues, penyuluh pertanian Kecamatan Blangpegayon, para petani, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan oleh Plh. Kasihumas Polres Gayo Lues IPDA Deddy Irawan Syah, S.H., Kapolres Gayo Lues menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan nasional merupakan bentuk kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas pangan di daerah. Ia menyatakan bahwa panen raya yang dilaksanakan secara serentak ini mencerminkan hasil nyata dari kerja sama antara petani, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam program swasembada pangan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolres, keberhasilan panen di Desa Cinta Maju juga menjadi bentuk apresiasi terhadap ketekunan dan kerja keras para petani yang telah meningkatkan produktivitas jagung di wilayah Gayo Lues. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat tani agar terus semangat dalam membudidayakan lahan pertanian yang ada demi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Program Swasembada Pangan Tahun 2025 yang diinisiasi Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan ini menjadi bagian penting dalam strategi pemulihan ekonomi pascapandemi. Selain mendukung ketersediaan pangan lokal, program ini juga bertujuan untuk memperkuat daya tahan ekonomi rumah tangga petani dan masyarakat desa secara umum. Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam meningkatkan hasil pertanian melalui penyuluhan, bantuan alat dan bibit, serta akses terhadap pasar.

Kegiatan panen raya ini juga sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah. Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, dan para petani, Gayo Lues diharapkan mampu menjadi salah satu lumbung pangan di kawasan tengah Aceh. Semangat kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama yang berkelanjutan dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Melalui pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II ini, Forkopimda Gayo Lues menegaskan dukungannya untuk keberlanjutan program swasembada pangan. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada kuartal-kuartal selanjutnya dan membawa dampak nyata bagi peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Hasil Pemeriksaan Dokter RSU MAK, Ungkap Penyebab Kematian RD
Polres Gayo Lues Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja di Pegunungan Pining
Polres Gayo Lues Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Kasus Gadai Mobil Berujung Dugaan Penggelapan di Gayo Lues, Leasing dan Oknum Pemilik Unit Dibidik Pasal Berlapis
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Bukan Sekadar Administrasi, PT Rosin Disebut Menyimpan Pelanggaran Berlapis yang Harus Dibuka

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Penghasilan Pajak Pemerintah Mendapatkan Ribuan Trilyun Ditengah Kemiskinan Rakyat Yang Semakin Parah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Jerry Massie Soroti Kontroversi Pernyataan Jokowi, Mulai Esemka, Impor, Politik Keluarga hingga Polemik Ijazah

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Edi Suprapto Tegaskan Media Bukan Pelengkap, SWI Jabar Minta Kepastian Mekanisme Kemitraan di Diskominfo

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

24 Universitas Indonesia Dibawa FAME ke Hanoi, Bidik Kolaborasi Strategis dengan VNU

Berita Terbaru